PANGKEP KEPULAUAN SULAWESI-SELATAN, GERBANG INDONESIA TIMUR.NEWS.COM —– Terkait pemberitaan yang di muat pada Media ini pada tanggal ( 04/01/2023 ) dengan judul berita, “LANTARAN TIDAK BECUS, KANTOR LURAH MATTIRO BINTANG KEPULAUAN PANGKEP DI SEGEL WARGA” Sejak hari selasa tanggal ( 03/01/2023 ), Kantor Lurah Mattiro Bintang, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep,
Di segel Oleh warga Pulau Balang Caddi, Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Warga dan Tokoh Masyarakat, sekitar di Pulau Balang Caddi, penyegelan tersebut dilakukan lantaran Lurah Mattiro Bintang yang berinisial ( JA ) Jarang berkantor, demikian beberapa orang stafnya juga diberhentikan,
Menurut warga Kami menutup Kantor Lurah Mattiro Bintang dikarenakan lurahnya jarang datang, dan kantor tidak pernah terbuka, sehingga kami jarang mendapat pelayanan,” ungkap para warga ke media ini yang tak ingin, namanya ditulis. “Kami tidak tahu kemana jika mau mengurus sesuatu di pemerintahan karena kantor lurah saja Jarang terbuka,”
Ucapnya dengan nada kesal. dan begitu pula saat di Konfirmasi terkait Padamnya Lampu Penerangan Tenaga Surya, warga mengatakan, bahwa ada alat Panel, yang perlu diganti, Namun harganya sangat besar nilai mencapai ratusan Juta, ucapnya dengan nada heran,

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah peralatan pembangkit listrik yang mengubah daya matahari menjadi listrik. PLTS sering juga disebut Solar Cell, atau Solar Photo voltaik, atau Solar Energi. PLTS memanfaatkan cahaya matahari untuk menghasilkan listrik,
Sistem sel surya yang dapat digunakan di permukaan terdiri dari panel sel surya, rangkaian kontroler pengisian (charge controller), dan aki (baterai) 12 volt yang maintenance fee.
Panel sel surya merupakan modul yang terdiri dari beberapa sel surya yang dihubungkan seri dan paralel tergantung ukuran dari kapasitas yang diperlukan. Rangkain kontroler pengisian aki dalam sistem sel surya merupakan rangkaian elektronik yang mengatur proses pengisian akinya,
Namun harganya tidak sampai Ratusan juta Rupiah, karena di beberapa Toko Online, banyak yang mencantumkan list Harga Aki tersebut dengan kisaran Ratusan Ribu sampai puluhan Juta Rupiah saja, dan saat Tim Peliputan dari Media Gerbang Indonesia Timur News.Com ingin konfirmasi mengenai keterangan tersebut,melalui WhatsApp,
Dan saat awak media mempertanyakan mengenai Jumlah Honor para RT/RW nya yang tidak sesuai dengan ketentuan malah menantang Tim Awak media, bahkan mencatut Nama Wartawan senior dari Media Cetak Harian Fajar,
Padahal rekan-rekan wartawan hanya ingin konfirmasi secara langsung ke pak Lurah, agar berita tersebut berimbang, tapi kemungkinan pak lurah mengaggap wartawan adalah momok yang menakutkan, dimana wartawan atau jurnalis selalu mengangkat isu yang negatif, dan tidak menutup kemungkinan ditengah – tengah lingkungan bermasyarakat
Bahkan banyak yang menilai bahwa wartawan atau jurnalis kerjanya cuma bisa mencari kesalahan atau kekurangan orang lain . Khusus mencari kekurangan atau kesalahan para pemangku kebijakan yang sedang memegang hak otoritas.
Sudut pandang atau pola pikir masyarakat seperti itu tentu harus lebih diluruskan sehingga tidak salah dalam menilai atau menyikapi para jurnalis yang sudah sangat jelas dilindungi oleh UUD bahkan menjadi bagian 3 pilar demokrasi yang menunjang maju mundurnya roda pembangunan di tanah air. Perlu di luruskan, bahwa awak media, wartawan atau jurnalis bukanlah dengan sengaja mencari kesalahan atau kekurangan orang lain, lebih tepatnya adalah menindak lanjuti,
Menelusuri dan mencoba mencari fakta secara objektif terkait informasi yang berkembang di tengah – tengah lingkungan bermasyarakat. Kemudian di kemas menjadi sebuah berita yang berimbang . Disajikan kepada masyarakat agar lebih jelas, lebih dipercaya serta lebih bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. tepatnya Bagi seorang awak media, wartawan atau jurnalis sangatlah penting menelusuri isu – isu negatif
khususnya yang dilakukan oleh para pemangku kebijakan atau pemegang otoritas. Kekurangan dan kesalahan para pemangku kebijakan tentunya harus disikapi kemudian ditindaklanjuti melalui unsur – unsur terkait lainnya yang jenjangnya lebih tinggi Lantas, Bagaimana bila unsur – unsur yang jenjangnya lebih tinggi bersikap masa bodoh alias pasif…??
Bila memang terjadi realita seperti itu,maka tentunya segala sesuatunya dikembalikan kepada sikap masyarakatnya itu sendiri , bukanlah dalam undangan – undang jelas tercantum bahwa kedaulatan ada ditangan rakyat…??? Intinya Bagi Seorang Awak media ,
Wartawan atau jurnalis sangatlah penting mengangkat , menelusuri atau menindak lanjuti isu negatif yang dilakukan oleh unsur – unsur birokrasi atau masyarakat umum lainnya, dengan tujuan untuk mengurangi niat yang kurang baik yang akan dilakukan oleh siapapun juga yang akan melakukannya. Pepatah bijak mengatakan ” Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati ”
Memang tidaklah mudah bagi seseorang awak media, wartawan atau jurnalis menelusuri fakta kurang baik yang terjadi ditengah – tengah lingkungan bermasyarakat. para awak media, wartawan atau jurnalis yang idealis biasanya akan berhadapan dengan sebuah
Konsekuensi yaitu . dibenci atau di intimidasi bahkan Nyawa menjadi taruhan, Namun kami para wartawan atau jurnalis tetap percaya diri karena kami melakukannya dengan sepenuh hati bukan hanya karena materi.
Laporan : Tim Redaksi
Editor : A. Asber. Hiu. B. Guard.

