MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —- Puluhan Anggota Sapma Pemuda Pancasila (PP) Kota Makassar yang dipimpin oleh Khusnul Mubarak selaku Jenderal Lapangan sekaligus Ketua Sapma PP Kota Makassar melaksanakan aksi unjuk rasa di Kantor Bank Mandiri, Jalan Boulevar Kota Makassar, Senin (25/07/2022).
Aksi unjuk rasa ini dalam rangka menyikapi Bank Mandiri untuk memberikan sanksi tegas kepada Mandiri Tunas Finance (MTF) dan memecat oknum karyawan MTF yang melakukan tindakan cacat hukum dalam melakukan penarikan kendaraan.
Dalam aksi tersebut, kelompok Sapma PP Kota Makassar lakukan orasi secara bergantian dengan menggunakan megaphone dan juga melakukan aksi bakar ban bekas.

Adapun tuntutan dari massa aksi :
1. Menuntut kepada pihak Mandiri Tunas Finance agar memproses secara hukum dan memecat oknum karyawan yang dengan sengaja melakukan tindakan cacat hukum dalam melaksanakan tugas (penarikan kendaraan) sesuai Undang-Undang yang berlaku.
2. Menuntut kepada pihak MTF Cabang Mks-2 untuk segera mengembalikan unit yang telah ditarik paksa dalam kurun waktu 1×24 jam.
3. Menuntut kepada Bank Mandiri selaku pemilik saham di Mandiri Tunas Finance untuk memberikan Sanksi Tegas kepada MTF Cabang Mks-2 atas tindakan oknum karyawan yang telah mencederai hukum Undang-Undang yang berlaku.
4. Mendesak pihak bank mandiri untuk segera mendesak pimpinan mandiri tuntas Finance Makassar 2 untuk memecat oknum karyawan yg dengan sengaja melakukan tindakan-tindakan premanisme yang merugikan masyarakat atau pihak debitur.

Tepat pukul 12.20 WITA massa aksi diterima langsung oleh Hanarianto selaku Regional Manajer Bank Mandiri guna membicarakan hal-hal yang dianggap penting.
Dalam pertemuan tersebut, Hanarianto meminta maaf atas kesalahan yang terjadi dan akan menindaklanjuti hal tersebut.
“Pertama- pertama saya ucapkan terima kasih atas kehadiran teman-teman dan saya mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan kalau memang itu betul ada oknum anggota kami yang melakukan seperti penyampaian teman-teman. Saya akan tindaklanjuti dan saya mohon teman-teman tetap melanjutkan aktivitas pelayanan seperti biasa,” ujarnya.
Laporan : Nindar

