KOTABARU KALSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM—- Pengurus Karang Taruna Kabupaten Kotabaru melakukan silaturahmi ke Dinas Sosial Kabupaten Kotabaru guna membahas rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 hingga 2027. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kotabaru, Selasa (5/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda kegiatan dibahas sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali peran Karang Taruna di tengah masyarakat. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Sosial Kotabaru, Nurviza, SH., MA., didampingi staf. Sementara dari pihak Karang Taruna, turut hadir Ketua Ali Susantti, Sekretaris Fauzi, serta para anggota.
Kepala Dinas Sosial Kotabaru, Nurviza, menyampaikan apresiasi atas inisiatif pengurus Karang Taruna yang terus menjalin koordinasi dengan pihak dinas. Ia menilai langkah tersebut penting dalam mendorong kebangkitan organisasi kepemudaan di daerah.
“Kami menyambut baik kegiatan Karang Taruna. Apalagi selama ini bisa dikatakan sempat mati suri. Dengan adanya program di tahun 2026 dan 2027, kami berharap Karang Taruna dapat kembali bangkit,” ujarnya.
Ia juga berharap pengurus Karang Taruna di tingkat kabupaten dapat lebih aktif hingga ke desa-desa, serta mampu menjadi percontohan bagi daerah lain, khususnya di Kalimantan Selatan.
“Mungkin harapan ini cukup tinggi, namun saya yakin Karang Taruna di Kabupaten Kotabaru mampu mencapainya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nurviza mendorong adanya kolaborasi antara Karang Taruna dengan pilar-pilar sosial yang berada di bawah naungan Dinas Sosial, seperti pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), serta Taruna Siaga Bencana (Tagana).
“Kolaborasi ini penting untuk memperkuat upaya kesejahteraan sosial dan memberikan perlindungan kepada masyarakat di Kabupaten Kotabaru,” tambahnya.
Dengan semangat dan jiwa sosial yang dimiliki para pengurus, Karang Taruna diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata serta membawa manfaat bagi masyarakat luas di Kabupaten Kotabaru.
Laporan tim redaksi

