Hadapi Ancaman Perubahan Iklim Desa Bontotallasa Siapkan Warga Jadi Lebih Tangguh.
MAROS SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM ————Pemerintah Desa Bontotallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, memperkuat langkah menghadapi ancaman perubahan iklim melalui Sosialisasi Ketahanan Iklim yang digelar di Aula Kantor Desa Bontotallasa, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kepala Desa Bontotallasa Abbas BJ ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus memiliki kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Sejumlah langkah ditekankan dalam sosialisasi, mulai dari menjaga lingkungan tetap sehat, melestarikan hutan dan lahan, menghemat penggunaan air, memanfaatkan energi secara bijak hingga mempersiapkan diri menghadapi berbagai risiko bencana akibat perubahan iklim.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Simbang H. Muhammad Yusri HR, S.STP., M.Si., Ketua BPD Bontotallasa Ansar Lejja, para kepala dusun, Ketua RT serta jajaran perangkat Desa Bontotallasa.
Camat Simbang H. Muhammad Yusri HR dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun kesiapan masyarakat sejak dini.
Menurutnya, perubahan iklim bukan lagi persoalan yang dapat diabaikan. Karena itu, diperlukan langkah konkret dan kolaborasi seluruh pihak untuk mengantisipasi risiko yang dapat terjadi di wilayah desa.

“Kita harus bersama-sama mengantisipasi dampak dan risiko perubahan iklim, khususnya di Desa Bontotallasa. Kesadaran masyarakat dan kesiapsiagaan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi,” tegasnya.
Sementara Kepala Desa Bontotallasa Abbas BJ berharap sosialisasi tersebut mampu mendorong masyarakat untuk tidak hanya memahami ancaman perubahan iklim, tetapi juga mengambil tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga lingkungan, menghemat air dan energi serta menjaga kelestarian hutan dan lahan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
Senada, Ketua BPD Desa Bontotallasa Ansar Lejja berharap sinergi pemerintah desa dan masyarakat terus diperkuat. Menurutnya, desa yang tangguh terhadap perubahan iklim hanya dapat diwujudkan melalui kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai gerakan bersama. Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan keamanan dan kenyamanan generasi mendatang,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Bontotallasa berharap lahir kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan potensi bencana.
(Tim Red /Ardy. HB)

