Dari Balik Layar, Lorong Warga Sosok Seorang Wartawan Media Online Maju Bertarung di Kancah Pemilihan RT/RW di Kelurahan Panamppu
MAKASSAR SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —– Di tengah riuh persiapan pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Kelurahan Panamppu Kecamatan Tallo satu nama mencuri perhatian lebih dari yang lain Sadikin Rahmat Bukan sekadar warga biasa yang memiliki keinginan untuk berkontribusi,
Sadikin Rahmat adalah sosok yang sehari-hari bergelut dengan layar monitor, menghimpun informasi, dan menyajikannya dalam bentuk berita di salah satu media terkemuka Keberaniannya untuk terjun langsung ke arena pemilihan RT/RW ini, dari dunianya yang sarat data dan aktualitas digital, menjadi sebuah fenomena menarik yang patut dicermati.
Sadikin Rahmat dengan usianya yang masih terbilang muda namun jam terbangnya di dunia jurnalisme cukup matang, dikenal sebagai pribadi yang investigatif dan tak pernah takut mengungkap fakta. Ia terbiasa menggali informasi dari sumber sumber yang kredibel, menganalisis data kompleks, dan menyajikannya dengan bahasa yang mudah dicerna oleh masyarakat.
“medan tempur” Sadikin Rahmat bergeser. Dari isu isu nasional dan kebijakan publik yang ia laporkan melalui tulisan, ia kini harus dihadapkan pada permasalahan sehari-hari warga: kebersihan lingkungan, pengaturan jadwal ronda, pengumpulan iuran, hingga permasalahan klasik seperti genangan air saat musim hujan.

Keputusannya untuk mencalonkan diri sebagai Ketua RT 04 RW 06 bukan datang tiba-tiba.
Selama bertahun-tahun meliput berbagai kegiatan masyarakat, ia melihat secara langsung berbagai dinamika yang terjadi di tingkat akar rumput. Ia mengamati, mencatat, dan seringkali merasakan sendiri bagaimana komunikasi yang efektif dan kepemimpinan yang progresif sangat dibutuhkan untuk kemajuan sebuah lingkungan.
“Saya melihat banyak potensi di lingkungan kita, Kelurahan Panamppu ini. Namun, terkadang potensi itu belum terkelola dengan baik karena kurangnya sinergi dan transparansi. Sebagai jurnalis, saya terbiasa mencari solusi dan menyampaikan informasi secara akurat. Saya merasa, prinsip prinsip yang sama ini bisa dan harus diterapkan dalam mengelola lingkungan tempat kita tinggal,” ujarnya
dengan semangat saat ditemui di sela-sela kampanyenya dari pintu ke pintu.” Gaya kampanyenya pun mencerminkan latar belakang. Alih-alih sekadar membagikan brosur konvensional, yang menyajikan visi misinya dalam bentuk infografis digital yang mudah diakses melalui grup WhatsApp warga. Ia juga berencana membentuk “Posko Digital Warga” yang dikelola secara transparan, di mana setiap warga dapat melaporkan masalah, memberikan masukan, bahkan memantau kemajuan kegiatan RT/RW secara real-time . Unik dan ambisius,
Tentu saja, langkah ini tidak lepas dari tantangan. Beberapa warga mungkin masih skeptis melihat seorang “anak muda” yang terbiasa dengan dunia maya, tiba-tiba ingin terjun mengurus tetek bengek urusan kampung. Ada pula yang khawatir bahwa kesibukannya di media online akan membuat fokusnya terpecah.

Namun, Sadikin Rahmat memiliki jawaban untuk keraguan tersebut.
“Justru karena saya terbiasa bekerja cepat dan efisien dengan teknologi, saya yakin bisa memberikan pelayanan yang lebih baik. Saya bukan hanya ingin menjadi juru bicara, tapi juga fasilitator. Saya ingin menjembatani komunikasi antara warga, pemerintah kelurahan, dan juga menggunakan kemampuan saya untuk menyebarkan potensi dan kegiatan positif di Panamppu agar dikenal lebih luas,”jelasnya.
Kehadiran Sadikin Rahmat di kancah pemilihan RT/RW Kelurahan Panamppu ini bukan sekadar kompetisi calon.ini adalah sebuah simbol perubahan, sebuah bukti bahwa semangat kepedulian dan keinginan untuk berkontribusi bisa datang dari berbagai latar belakang profesi. Seorang jurnalis, yang biasanya hanya menjadi saksi dan pelapor sebuah peristiwa, kini berani menempatkan dirinya sebagai salah satu aktor utama dalam membangun lingkungan yang lebih baik.
Pertarungan di lorong-lorong dan gang-gang Kelurahan Panamppu ini mungkin tidak seseru liputan investigasi namun dampaknya jauh lebih personal dan langsung terasa bagi setiap warganya., dengan segala pengetahuannya tentang media dan komunikasi, kini memiliki kesempatan emas untuk membuktikan bahwa laporan berita yang baik harus selalu diiringi dengan tindakan nyata yang membangun.
Akankah layar monitor yang biasa ia tatap tergantikan oleh senyum kepuasan warga Panamppu ? Waktu dan suara warga yang akan menentukan.
Laporan dipublish tim Red ( Sadikin Rahmat )

