PANGKEP KEPULAUN SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —- Sejumlah Polemik Warga kepulauan Pangkep Lurah Mattiro Bintang, Kecamatan Liukang Tupabiring Pulau Balang Caddi Makin runyam, pasalnya sejak beberapa bulan terakhir ini, Pulau Balang Caddi menjadi Gelap Gulita Lantaran tidak ada Solusi perbaikan PLTS,” Sabtu 07/01/2023.
Dengan Sikap Acuh dan Cueknya Kepemimpinan lurah,” Salah seorang Tokoh Masyarakat, Mengatakan Bahwa Jalinan kasih sambung tangan dengan Kelompok.tertentu, yang menenggelamkan pembayaran Iuran masyarakat setiap bulannya
Di Sinyalir PLTS, mengalami kerusakan karna banyak warga yang mengunakan melewati dari kapasitas, yang diperuntukan, dan kebanyakan yang mengunakan orang orang dekat dari pengelolah dengan sistem kekeluargaan dan juga orang yang mampu Yang terutama memiliki usaha Bagang
Hingga Masyarakat pulau balang caddi, menyegel kantor lurah, lantaran kecewa dengan keadaan, pulau yang diselimuti dengan kegelapan, tanpa dihiraukan ataupun dicarikan solusi, untuk perbaikan Penerangan Lampu Tenaga Surya (PLTS,), yang selama ini di nikmati Oleh Warga kepulauan.
Menurut salah seorang warga, yang tidak di ingin di publikasikan identitasnya bahwa, kurang lebih dari 300, unit Rumah yang mengunakan PLTS,” dengan Daya berbeda Wath, dan merata Iuran yang dibebankan Sesuaikan dengan pemakaian
Lanjutnya adapun kesepkatan. sebelumnya bahwa, untuk pemakaian Voltase Wath, harus rata, setiap rumah,” Cuma 30 Wath pemakaian, Setelah berjalan sekian lama, Operator PLTS, sudah ada permainan, dengan masyarakat yang terbilang mampu, membayar melebihi dari kapasitas
Mirisnya lagi, apabila ada kerusakan kilometer, warga di bebanin, dengan membayar diatas ,Satu Juta,” Terus Kemana Dana pembayaran iuran yang dibebankan kepada masyarakat,” Knapa bukan dana itu yang digunakan untuk Pergantian kilometer maupum perbaikan PLTS, Apakah Dana itu Tenggelam atau di Tenggelamkan,
Sejumlah warga dan Tokoh Masyarakat, mempertanyakan Hal ini, Bahwa Dana pembayaran Iuran plts yang selama ini di bebankan, setiap warga,” itu dikemanakan,? Tanya warga dan cara pengelolaannya, sementara juga selama ini, tidak ada biaya biaya yang dikeluarkan,
Kesannya bahwa dipulau Balang Caddi tidak dikelolah, Oleh pemerintah,” Untuk apa ada Aparatur pemerintahan ORW/ORT, dan LURAH Serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kalau tidak wujud kepedulian, kepada masyarakat.
Sejak beberapa bulan ini, Pulau Balang Caddi menjadi seperti pulau mati tanpa cahaya, sebagian masyarakat harus gelap gelapan, apalagi saat ini, dengan kondisi cuaca ekstrim, selain badai hujan dan angin, makin menambah suasana mencekam,
Lurah Mattiro Bintang Jaya Amir Dan Ketua Lpm. enggang memberi komentar saat dihub oleh awak media melalui pesan wathsaap dan panggilan seluler

