PALOPO SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —– Pemuda memilih jalan perhelatan politik sudah hampir tiba, namun dari sekian momentum politik elektoral yang terselenggarakan dalam sekali 5 tahun tersebut tidak ada yang betul-betul lahir dari rahimnya rakyat, tidak lain hanya menjadi pengganti pengisi kursi parlemen tetapi tidak mampu merotasi sistem haluan kerakyatan dan mengangkat persoalan rakyat kelas bawah, kita sebagai masyarakat tidak pernah terwakili pada putusan politis yang kemudian melahirkan kebijakan. Segala keputusannya hanya mewakili kepentingan pribadi sedangkan kepentingan bersama masyarakat tersingkirkan.

Maka sudah menjadi hal wajar kemudian lontaran kata-kata dari mulut masyarakat “janganmi pusing karena kalau naik mi tidak na liat meki” itu adalah gelombang kekecewaan dari masyarakat yang harus di jawab oleh kelompok kaum muda yang punya power besar namun belum teroganisir dengan baik, hal inilah yang kemudian mendorong kami kelompok muda untuk maju pada garis terdepan untuk betul-betul menjawab segala persoalan-persoalan rakyat yang paling mendasar.
Dengan tekad yang kuat para pemuda memilih jalan alternatif untuk membangkitkan kembali semangat keterwakilan dari masyarakat, mendorong individu yng betul-betul lahir dari rahim masyarakat, tidak punya tendensi dan kepentingan apapun selain membuka segala tabir pokok dari persoalan masyarakat. Elemen pemuda menggandeng semua masyarakat untuk bisa lebih maju dan bangkit kembali untuk terlibat penuh, bersama-sama mendukung dan mendorong kawan kita, saudara kita, anak kita ACHMAD “Madong”. Untuk maju membawa amanah dari masyarakat sebagai keterwakilan dari masyarakat, Kamis (15/06/23).
Laporan Crew Git : (**/Wisnu)

