Warga Kembali Keluhkan Penyebrangan di Dermaga Lakkang
MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERNANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —– Beberapa Warga Lakkang kembali mengeluhkan Penyebrangan di Dermaga utama Lakkang. Hal itu di sebabkan akibat lamanya warga menunggu perahu di dermaga utama di kelurahan Lakkang Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu 3/7/2022).
Meski sebelumnya pihak pemerintah setempat telah melakukan himbauan agar seluruh pihak mematuhi dan tertib dalam aturan yang disepakati bersama mengingat kelancaran dan kenyamanan warga yang akan menyeberang di Dermaga utama Lakkang.
Namun hal itu tak di indahkan dan adanya kesadaran bagi para pihak pengemudi perahu. Beberapa warga mengeluhkan kondisi tersebut Karna harus menunggu berjam-jam di lokasi Dermaga.
“Untuk apa papan bicara ini di pasang di dermaga yang berisikan beberapa poin dalam aturan yang sudah di sepakati oleh semua pengemudi perahu dalam rapat kordinasi bersama dengan Bapak Lurah lakkang, RT/RW, Banbinsa, Bhabinkamtibmas dan warga lakkang , pada tgl 07 April 2022 lalu, itu tetap di langgar,” Ungkap salah satu warga yang tak ingin identitasnya di Publikasikan.

Lebih lanjut dia ungkapkan ” Batas waktu menunggu maksimal 15 menit itu sudah tidak berlaku. Bahkan di salah satu dermaga juga sering kekosongan perahu/tidak ada perahu yang stanby, ini semua begitu karna pengemudi diduga hanya mementingkan diri sendiri.” Tambahya.
Devisi Pengawasan dan Monitoring LSM Perak Indonesia Sulsel, Ruslan meminta agar pihak lurah lakkang segera mengevaluasi pihak pengemudi perahu yang melakukan aktivitas dipenyebrangan dermaga utama Lakkang.
“Kami minta kepala Kelurahan Lakkang bertindak tegas agar memberlakukan sanksi sesuai hasil kesepakatan warga dalam rapat kordinasi lalu guna untuk menjaga agar pengemudi tetap tertib dalam menjalankan tugasnya.” Ujar Ruslan.
Ruslan juga berharap agar Pihak Binmas dan Babinsa menyampaikan ke pengemudi agar menjalin kekompakan dan tetap memperhatikan rumput yang berduri di pinggir jalan guna untuk kenyamanan warga yang setiap hari di lewati dan muda untuk berpapasan.” Terangnya.
Laporan (**/RM)

