UKM KPI Unhas dan Dinsos Bone Satukan Langkah Berdayakan Kelompok Rentan
GERBAN INDONESIA TIMUR NEWS.COM BONE SULSEL ——– Upaya membangun pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan diperkuat melalui sinergi Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin dan Dinas Sosial Kabupaten Bone. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Dokumen Komitmen Keberlanjutan Kerja Sama pada Senin (14/9/2026) di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bone.
Komitmen bersama ini diarahkan untuk mendukung keberlanjutan pemberdayaan kelompok rentan di Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo. Salah satu bentuk dukungan yang disiapkan Dinas Sosial Kabupaten Bone ialah fasilitasi pemberdayaan ekonomi produktif melalui Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).
Pendampingan sosial juga menjadi bagian dari kerja sama melalui keterlibatan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Dengan dukungan tersebut, program pemberdayaan diharapkan tidak berhenti pada masa pelaksanaan pengabdian mahasiswa, tetapi dapat dilanjutkan melalui sistem pendampingan yang tersedia.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bone, H. Jemmy, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi tersebut.
“Kami menyambut baik kolaborasi dengan UKM KPI Unhas. Dinas Sosial Kabupaten Bone berkomitmen untuk memfasilitasi pemberdayaan ekonomi kelompok rentan melalui ATENSI dan UEP, serta pendampingan sosial berkelanjutan melalui TKSK dan PKH.

Kami berharap kerja sama ini dapat memperkuat upaya kita dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, khususnya di Desa Kajaolaliddong. Program Mannennungeng yang dijalankan mahasiswa Unhas sejalan dengan visi kami untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” ujarnya.
Ketua Umum UKM KPI Unhas, Aydil Fitra Mulya, menegaskan bahwa kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan dampak program.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan dari Dinas Sosial Kabupaten Bone. Komitmen ini menjadi jaminan bahwa kelompok rentan di Desa Kajaolaliddong akan terus mendapatkan pendampingan, bahkan setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir. Kami berharap kerja sama ini dapat menjadi model kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., mengatakan bahwa pendekatan Mannennungeng turut menempatkan pemberdayaan sosial-ekonomi sebagai bagian penting dalam pelaksanaan program.
“Dengan adanya dukungan dari Dinas Sosial, kami optimis kelompok rentan di desa dapat lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi. Ini adalah bentuk nyata dari pengabdian yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kerja sama tersebut selanjutnya menjadi ruang sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat. UKM KPI Unhas dan Dinas Sosial Kabupaten Bone berkomitmen melanjutkan dukungan terhadap kelompok rentan melalui pemberdayaan ekonomi, penguatan kelembagaan sosial, dan pendampingan berkelanjutan.
Laporan dipublish tim red

