Budidaya Jahe sebagai Upaya Pemanfaatan Lahan Kosong dalam Mendukung Kemandirian Finansial Masyarakat Kelurahan Maccini Baji
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN)
MAROS SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM. ——- Gelombang 116 Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin melaksanakan salah satu program kerja berupa Budidaya Jahe sebagai Upaya Pemanfaatan Lahan Kosong dalam Mendukung Kemandirian Finansial Masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, 4–5 Agustus 2026, di Lingkungan Bonto Cabu dan Lingkungan Bontorea,
Kelurahan Maccini Baji. Program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan lahan kosong untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi yang dapat mendorong kemandirian finansial masyarakat dan kelurahan.
Kegiatan budidaya jahe tersebut dihadiri oleh ibu rumah tangga, kepala lingkungan, serta masyarakat Kelurahan Maccini Baji. Kehadiran masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan adanya partisipasi dan antusiasme dalam memanfaatkan potensi lingkungan sekitar secara produktif. Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan edukasi dan praktik mengenai pemanfaatan lahan kosong untuk budidaya tanaman yang memiliki nilai pangan sekaligus nilai ekonomi.
Program budidaya jahe dipilih karena tanaman jahe merupakan salah satu komoditas yang memiliki potensi untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat. Jahe relatif mudah dibudidayakan dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Tanaman ini dapat dirawat dengan penyiraman secara berkala, sehingga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah maupun lingkungan tempat tinggal secara optimal.

Selain memiliki manfaat sebagai komoditas pangan, jahe juga memiliki nilai ekonomi dan peluang pasar yang cukup baik. Harga jual jahe yang relatif tinggi menjadikan komoditas ini berpotensi dikembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.
Dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi area budidaya jahe, masyarakat dapat menghasilkan komoditas yang dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga maupun dikembangkan sebagai produk yang memiliki nilai jual.
Pelaksanaan program ini sejalan dengan upaya Kelurahan Maccini Baji dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian finansial masyarakat.
Pemanfaatan lahan kosong melalui budidaya jahe diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan penghasilan masyarakat. Dalam jangka panjang, pengembangan komoditas jahe secara berkelanjutan juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat dan mendukung kemandirian finansial kelurahan.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin berharap masyarakat
Kelurahan Maccini Baji dapat terus memanfaatkan lahan kosong secara produktif dengan mengembangkan komoditas yang memiliki nilai pangan dan ekonomi. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, kepala lingkungan, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong terciptanya ketahanan pangan yang lebih kuat serta meningkatkan peluang ekonomi masyarakat secara berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim.
Laporan dipublish Redaksi

