Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga melalui Pembuatan Pupuk Organik Cair sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim di Kelurahan Maccini Baji
BONTOREA GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —— Lingkungan Bontorea, Kelurahan Maccini Baji menjadi lokasi pelaksanaan program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin berupa Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Berbasis Limbah Organik Rumah Tangga yang dilaksanakan pada 8 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim melalui pengelolaan sampah organik berbasis rumah tangga yang edukatif, sederhana, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri oleh ibu rumah tangga dan Kepala Lingkungan Bontorea.
Kehadiran masyarakat dalam kegiatan ini menjadi bentuk partisipasi aktif dalam mendukung upaya pengelolaan lingkungan serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemanfaatan limbah organik rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diperkenalkan pada cara sederhana untuk mengolah sampah organik yang dihasilkan sehari-hari agar tidak hanya menjadi limbah, tetapi dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai guna.

Program Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) hadir sebagai salah satu upaya untuk mengurangi jumlah sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga. Limbah organik yang selama ini sering kali dibuang begitu saja dapat dimanfaatkan melalui proses pengolahan menjadi pupuk organik cair yang dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
Pemanfaatan limbah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi timbulan sampah organik sekaligus mendorong penerapan pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan di tingkat rumah tangga.
Selain sebagai solusi dalam pengelolaan sampah organik, pupuk organik cair juga memiliki manfaat dalam mendukung kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman.
Penggunaan pupuk organik cair dapat menjadi alternatif pemanfaatan bahan organik rumah tangga untuk membantu menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh manfaat ganda, yaitu mengurangi limbah organik sekaligus memanfaatkannya sebagai sumber nutrisi bagi tanaman di lingkungan sekitar rumah.

Pelaksanaan program ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN Gelombang 116 Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin dalam mengedukasi dan memberdayakan masyarakat untuk berperan aktif dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Pengelolaan sampah organik melalui pembuatan POC menjadi langkah sederhana yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pemanfaatan limbah rumah tangga, masyarakat diharapkan dapat membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Gelombang 116 Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Kelurahan Maccini Baji, khususnya di Lingkungan Bontorea dapat terus mengembangkan praktik pengelolaan sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan.
Sinergi antara mahasiswa, pemerintah setempat, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat, produktif, dan tangguh dalam menghadapi perubahan iklim.
Laporan dipublish tim red

