2000 Kader Posyandu Ikuti Pelatihan dan Webinar Menjadi Kader Posyandu Andalan oleh Militan 455 Kerjasama 1000 Days Fund Didukung Dinkes Sulsel
MAKASSAR SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEW.COM SULSEL —— Program pelatihan dan webinar bagi kader Posyandu terkait pencegahan stunting tahap 1 diinisiasi oleh 1000 Days Fund bekerja sama dengan Militan 455 serta didukung penuh oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan sukses dilaksanakan dengan melibatkan kader-kader posyandu dari Kabupaten Gowa, Maros, Pangkep, Barru, dan Parepare yang terselenggarakan pada hari jumat (07/08/2026) via zoom meeting yang diikuti 2000 peserta kader posyandu.
Pada pelatihan dan webinar ini, fokus pada peningkatan kapasitas kader : Melatih kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam deteksi dini stunting Edukasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK): Membekali kader dengan pemahaman mengenai pemenuhan gizi ibu hamil, menyusui, dan balita, memberikan penyuluhan langsung ke rumah-rumah warga.
Ketua Umum Militan 455, Bagus Dibyo Sumantri dalam sambutan Kick Off Pelatihan Kader Posyandu Andalan menyampaikan, urusan stunting perlu didukung semua pihak termasuk organisasi masyarakat sipil. Militan 455 memberikan apresiasi kepada 1000 Days Fund yang memberikan dukungan kegiatan ini dan dinas kesehatan provinsi sulawesi selatan.

“Tentunya kami mengapresiasi kepada 1000 Days Fund dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel atas dukungan kegiatan dan kolaborasi yang baik. Harapan kami kader posyandu yang ikut kegiatan ini bertambah wawasan dan dapat mendukung kerja-kerja kader di lapangan”, Ujar Bagus.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan yang di wakili oleh Andi Nurseha, SKM,M.Kes, plt.Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, dalam sambutannya mengatakan bahwa kader posyandu memiliki peran strategis dalam upaya mewujudkan kesehatan masyarakat dan program nasional penanganan stunting di desa-desa.
“Saya harap para peserta mengikuti kegiatan pelatihan dan webinar ini dengan seksama sehingga dapat memahami seluruh materi yang disampaikan para narasumber sebagai bekal melaksanakan kegiatan di desa masing-masing”, jelasnya.
Andi Nurseha juga mengingatkan kepada seluruh peserta bahwa tidak ada pribadi atau lembaga didesa secara mandiri yang dapat menangani permasalahan stunting, perlu sinergitas dari seluruh pihak.
Lidya Sophiani selaku Program Implementation Director 1000 Days Fund program pelatihan kader academy ini sebelumnya di adakan di provinsi NTT dan NTB. Kali ini kegiatan di Sulsel terkejut dengan banyaknya peserta kader posyandu yang antusias mengikuti pelatihan ini. Selain Apresiasi kepada kader posyandu Sulawesi Selatan Lidya juga mengajak kader posyandu belajar terus-menerus bagaimana penanganan stunting. “Saya takjub dan mengapresiasi semangat teman-teman kader posyandu andalan sulsel ini, luar biasa banyak yang mengikuti kegiatan pelatihan ini” Ujar Lidya saat memberikan paparan tentang stunting.

Kegiatan Pelatihan dan webinar kader posyandu ini diikuti oleh 2000 peserta kader Posyandu yang terdiri dari 5 kabupaten ini dilaksanakan selama hari 7 dan didukung oleh beberapa narasumber yang berasal dari 1000 Days Fund.
Tujuan dari pelaksanaan pelatihan dan webinar ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam layanan Pencegahan Stunting, diharapkan para kader posyandu akan semakin terlatih dan terampil dalam melaksanakan kegiatan rutin Posyandu di desa masing-masing, sehingga peran Posyandu dalam upaya konvergensi pencegahan stunting semakin meningkat.
Laporan dipublish tim red Nindar

