Mahasiswa KKN Hadirkan Media Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Plang Informasi Waktu Terurainya
WAJO SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —— Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program kerja bertajuk “Media Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Plang Informasi Waktu Terurainya.” Program ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai lamanya waktu yang dibutuhkan berbagai jenis sampah untuk terurai secara alami di lingkungan.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kepedulian terhadap pengelolaan sampah yang kadang kurang dipedulikan. Banyak orang belum mengetahui bahwa beberapa jenis sampah, khususnya sampah anorganik seperti plastik, kaleng, hingga Styrofoam, membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun bahkan lebih untuk terurai. Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab masih ditemukannya kebiasaan membuang sampah sembarangan yang berdampak pada pencemaran lingkungan.
Melalui program ini, mahasiswa KKN merancang dan memasang plang edukasi yang memuat informasi mengenai jenis-jenis sampah beserta estimasi waktu penguraiannya. Informasi disajikan secara ringkas, menarik, dan mudah dipahami sehingga masyarakat dari berbagai kalangan dapat memperoleh pengetahuan hanya dengan membaca plang yang dipasang di lokasi strategis.
Proses pelaksanaan dimulai dengan observasi lokasi, penyusunan desain plang, pembuatan media informasi, hingga pemasangan plang di titik yang mudah dijangkau masyarakat. Lokasi pemasangan dipilih agar dapat dilihat oleh warga setiap hari sehingga pesan edukasi dapat tersampaikan secara berkelanjutan. Pendekatan melalui media visual seperti papan informasi terbukti menjadi salah satu cara efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

Dengan adanya plang informasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya memilah sampah sejak dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membuang sampah pada tempatnya. Selain menjadi media informasi, plang ini juga diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi menciptakan desa yang sehat, nyaman, dan lestari.
Program kerja ini memperoleh respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat. Warga menyambut baik kehadiran media edukasi tersebut karena memberikan pengetahuan baru mengenai dampak jangka panjang sampah terhadap lingkungan. Harapannya, plang edukasi yang telah dipasang dapat terus dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran bagi masyarakat bahkan setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.
“Melalui program “Media Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Plang Informasi Waktu Terurainya,” kami selaku mahasiswa KKN berharap dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan serta mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab kedepannya dan dapat menjadi sarana baru bagi ekonomi masyarakat bila di kelola dengan baik” ujar salah Swaine Dwivenly A. P. selaku penanggungjawab pada program kerja tersebut. “Dan semoga ini menjadi suatu hal yang dapat di ingat masyarakat jika nanti kegiatan pengabdian kami di sini sudah selesai” tambahnya.
Langkah sederhana melalui penyediaan media edukasi diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kelestarian lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.
Laporan dipublish tim red

