Mahasiswa KKN-T Unhas Sulap Daun Pepaya Jadi Senjata Ampuh Pengusir Hama di Pinrang
PINRANG SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——- Mahasiswa KKN-T memperkenalkan pestisida alami dari daun pepaya sebagai cara yang baik untuk melindungi lingkungan dan mengusir ham.,” Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) dari Universitas Hasanuddin melakukan kegiatan program kerja dengan tema
“Pelatihan Membuat Pestisida Nabati dari Daun Pepaya untuk Mengendalikan Hama Secara Ramah Lingkungan” pada tanggal 26 Juli 2026 di Kelurahan Siparappe, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang. Kegiatan ini dihadiri oleh kelompok tani serta warga sekitar.
Program ini bertujuan membantu petani lokal meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam menggunakan bahan alami yang ada di sekitar lingkungan mereka, terutama daun pepaya, sebagai bahan pestisida nabati yang bisa mengurangi jumlah hama tanpa merusak sistem ekosistem pertanian.
Selama pelaksanaannya, peserta diberikan penjelasan mengenai zat aktif yang terdapat dalam daun pepaya, yaitu enzim papain dan flavonoid, serta manfaat menggunakan bahan organik.Selain itu, juga dilakukan demo langsung atau peragaan tentang cara membuat produk tersebut. Proses pembuatan dimulai dengan menghancurkan daun pepaya, kemudian direndam, sampai akhirnya dihasilkan ekstrak yang telah disaring dan siap digunakan untuk tanaman.

Menurut St. Mashyta Auliya Iqmar, penggunaan pestisida alami dari daun pepaya adalah cara yang efektif untuk membantu petani mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia sintetis yang harganya mahal.
Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat bisa membuat sendiri pestisida dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumah. Selain bisa mengurangi biaya perawatan tanaman, pestisida alami ini juga tidak membahayakan kesehatan hasil panen dan membantu menjaga kondisi tanah tetap baik, tambahnya.
Kegiatan berjalan secara interaktif dan mendapat sambutan yang ramah dari warga. Para peserta yang aktif berbicara tentang jumlah air yang harus dicampur dengan obat dan cara menyemprotkan obat tersebut dengan benar di lahan pertanian mereka.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin berkomitmen untuk terus mendorong penggunaan sistem pertanian organik yang berkelanjutan. Diharapkan, pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan secara terus menerus sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian warga secara lebih efektif dan ramah lingkungan.
Laporan dipublish tim red

