Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Tempat Sampah Kreatif di Sekolah Dasar Desa Pancana
BARRU SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——- Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja bertajuk “Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Tempat Sampah Kreatif” di salah satu Sekolah Dasar di Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas yang memiliki nilai guna.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta manfaat penerapan konsep reduce, reuse, dan recycle (3R). Selanjutnya, mahasiswa bersama para siswa mengolah barang-barang bekas, seperti galon plastik dan wadah bekas lainnya, menjadi tempat sampah yang menarik, fungsional, dan memiliki nilai estetika. Tempat sampah tersebut kemudian dihias menggunakan berbagai warna dan gambar edukatif agar lebih menarik serta dapat menumbuhkan semangat siswa untuk membuang sampah pada tempatnya.
Selain proses pembuatan tempat sampah, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta membiasakan perilaku hidup bersih sejak usia dini. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, siswa diajak untuk berpartisipasi secara langsung sehingga mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pendidikan lingkungan kepada siswa, SDGs poin 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman, serta SDGs poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pemanfaatan kembali barang bekas menjadi produk yang bermanfaat.
“Melalui program ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu melihat bahwa barang bekas masih dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai. Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya diharapkan dapat terus diterapkan, baik di sekolah maupun di rumah,” ujar Haryani
Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program tersebut karena dinilai mampu memberikan edukasi sekaligus menumbuhkan kreativitas siswa dalam memanfaatkan barang bekas. Tempat sampah yang telah dibuat kemudian ditempatkan di beberapa titik strategis di lingkungan sekolah agar dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui program Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Tempat Sampah Kreatif, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap dapat menanamkan budaya peduli lingkungan sejak usia dini sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman. Program ini diharapkan menjadi langkah kecil yang mampu memberikan dampak positif serta berkelanjutan bagi warga sekolah dan masyarakat Desa Pancana.
#KKNUnhas
#KKN116Unhas
#KKNInovasiDesa
#DesaPancana
#PeduliLingkungan
#DaurUlang
#SekolahBersih
#SDGs
Laporan tim redaksi

