Pelatihan Pengolahan Sampah Organik (Kulit Buah) Menjadi Eco Enzyme sebagai Produk Ramah Lingkungan
SIDRAP SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——- Salomallori, Sidenreng Rappang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 116 Universitas Hasanuddin menggelar pelatihan pengolahan sampah organik kulit buah menjadi eco enzyme sebagai produk ramah lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, pukul 15.30–17.00 WITA, bertempat di rumah Kepala Lingkungan III, Kelurahan Salomallori, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini digagas oleh Andi Dien Sabily Banawa yang bertindak sekaligus sebagai penanggung jawab dan pemateri utama. Pelatihan turut dihadiri oleh Kepala Lingkungan III beserta perwakilan Kelompok Tani setempat, dengan sasaran peserta adalah ibu-ibu rumah tangga yang berjumlah 31 orang.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masalah menumpuknya sampah organik kulit buah di lingkungan warga, serta masih minimnya pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah rumah tangga. Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN-T 116 Unhas berupaya memberikan solusi praktis dengan mengolah limbah kulit buah menjadi eco enzyme, sebuah produk multifungsi yang ramah lingkungan.
Materi utama yang disampaikan berfokus pada tahapan pembuatan eco enzyme, mulai dari pemilihan bahan, proses fermentasi, hingga pemanfaatan hasil akhirnya. Metode kegiatan dikemas melalui ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung. Sebagai aktivitas unggulan, para ibu rumah tangga diajak mempraktikkan sendiri proses pembuatan eco enzyme, dengan harapan menanamkan pemahaman bahwa limbah yang selama ini dibuang justru dapat bermanfaat dalam berbagai hal.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan respons yang baik, terlihat dari keaktifan mereka dalam sesi diskusi maupun praktik. Pihak mitra, dalam hal ini Kepala Lingkungan III, turut memberikan respons yang sangat positif terhadap pelaksanaan program ini. Hasil dari kegiatan berupa produk eco enzyme yang kini tengah dalam proses, diharapkan dapat mempermudah warga dalam memilah dan mengolah kembali sampah organik sekaligus meningkatkan kebermanfaatan limbah kulit buah.
Kepala Lingkungan III Kelurahan Salomallori, Bapak Takko, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini.
“Sangat menunggu hasil dari produk eco enzyme karena dapat digunakan dalam berbagai hal dan sangat membantu permasalahan dan keresahan mengenai pencemaran lingkungan yang terjadi di lingkungannya,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN-T 116 Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Salomallori dapat terus menerapkan pengolahan sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan demi lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Laporan dipublish tim red

