Mengurai Benang Kusut di SPBU Mandai ,” Saat Satlantas Polres Maros Hadir di Tengah Kelangkaan BBM
MAROS SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —- Beberapa hari terakhir, linimasa media sosial di Kabupaten Maros mendadak riuh. Bukan oleh unggahan konten hiburan, melainkan oleh deretan pemberitaan yang menyorot kemacetan yang diakibatkan antrean panjang truk yang mengular di SPBU Mandai Pemandangan ini bukan sekadar pemandangan biasa; antrean tersebut memicu kemacetan yang melumpuhkan mobilitas warga, menjadi simbol dari keresahan para sopir akibat langkanya pasokan BBM bersubsidi.
Di tengah situasi yang semakin pelik dan arus kendaraan yang kian tersendat, personel Satlantas Polres Maros bergerak cepat. Tanpa menunggu situasi memburuk, mereka turun ke jalan, berdiri tegak ditengah ,” menjadi ujung tombak dalam mengurai benang kusut lalu lintas di sekitar area SPBU.
Aksi Cepat di Tengah Krisis
Pemandangan satuan polisi lalu lintas yang sibuk mengatur ritme kendaraan di depan SPBU Mandai menjadi oase bagi pengguna jalan lainnya. Dengan sigap, mereka mengatur jarak antar truk agar tidak menutup akses jalan utama, memastikan kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga ambulans tetap bisa melintas dengan lancar.

Bagi Kasat Lantas Polres Maros,AKP Andi M.Takbir Akbar Amnur ” kehadiran anggotanya bukan sekadar tugas rutin. “Ini adalah bentuk pelayanan prima. Kami memahami kondisi di lapangan memang sedang sulit karena antrean truk yang mengejar pasokan BBM. Fokus kami adalah memastikan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Maros
Sinergi dan Empati
Langkah sigap Satlantas Polres Maros ini menuai apresiasi dari warga dan pengguna jalan,” banyak yang memuji responsifnya aparat kepolisian. “Terima kasih Pak Polisi, sudah membantu mengurai kemacetan. Kalau tidak ada mereka, mungkin kami terjebak berjam-jam,” ujar salah seorang sopir
Namun, di balik aksi penguraian kemacetan ini, terselip pesan mendalam. Antrean panjang di SPBU Mandai adalah cerminan dari tantangan distribusi energi yang harus segera menemukan solusi jangka panjang. Kelangkaan BBM bersubsidi bukan hanya masalah bagi para sopir truk yang menggantungkan hidup di atas roda, tetapi juga masalah bagi roda ekonomi daerah yang bergantung pada distribusi logistik.

Aksi Satlantas Polres Maros di SPBU Mandai adalah bukti bahwa kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat, sekecil apa pun bentuknya, sangat dirasakan perannya. Namun, masyarakat tetap berharap agar pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap distribusi BBM agar antrean panjang tidak lagi menjadi “menu harian” yang menggangu kenyamanan publik.
Untuk saat ini, setidaknya warga Maros bisa sedikit bernapas lega. Selama petugas masih berjaga di titik antrean, alur lalu lintas akan tetap terjaga. Bagi para sopir truk dan pengendara, agar tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas di jalan. Sebab, kelancaran jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama, dan kenyamanan adalah hak setiap pengguna jalan.
Laporan dipublish tim red : Andi Nindar

