MALINO SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM ……
Kesuksesan yang diraih episode sebelumnya dari Maujud Budaya telah memotivasi para budayawan untuk melanjutkan program ini secara konsisten.
Pada Maujud Budaya Episode Kedua, tema yang diangkat adalah “Kebangsawanan dalam Nilai Tatanan Adat Budaya,” sebuah topik yang relevan mengingat banyaknya perbincangan mengenai esensi kebangsawanan dalam kehidupan adat dan budaya.

Diskusi ini akan mengupas hakikat kebangsawanan, tidak hanya dari sudut pandang biologis, tetapi juga dari perspektif ideologis dan nilai-nilai budaya yang mendasarinya.
Acara yang diselenggarakan dengan meriah di New Tosil Malino, Sabtu, 24 Mei 2025, ini dihadiri oleh Ketua Devisi Seni Budaya Mabes Kiwal Sulsel, Purwanto Sukiyo dg. Mangemba, beserta jajarannya, yang sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan Maujud Budaya ini.

Narasumber yang hadir dan membuka ruang diskusi antara lain Dr. Karim Mattarima, S.Pd., M.Pd. (Budayawan), Ahmad Pidris Zain Daeng Sisila (Ketua Yayasan Budaya Bugis–Makassar), dan Prof. Dr. Muhlis Hadrawi, S.S., M.Hum. (Guru Besar Filologi, Universitas Hasanuddin), dengan Faisal Andi Saransi R.K.(Moderator).
Ketua Devisi Seni Budaya Mabes Kiwal Sul Sel, Dg. Mangemba yang akrab di demikian, memiliki visi besar untuk melestarikan dan menyebarluaskan kekayaan budaya Sulawesi Selatan . Tuturnya.

Episod kedua Maujud Budaya menjadi wadah strategis baginya untuk mewujudkan cita cita tersebut.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga sarana edukasi dan promosi budaya yang efektif. Nadanya.

Suasana acara kian meriah dengan penampilan memukau dari sebuah sanggar yang membawakan Tari Padduppa dan Pepe’peppeka Rimakka yang penuh semangat .
Tarian ini merupakan representasi dari keindahan dan dinamika Budaya Makassar, menambah daya tarik acara dan memukau para penonton yang hadir.
(Humas Devisi Seni Budaya Kiwal Mabes Sul Sel).

