Krisis BBM Subsidi di Wilayah GOWA, Terindikasi Adanya Penimbun Solar Ilegal, Mampu Tampung 5 -10 Ton Perhari
GOWA SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——- Terindikasi kuat adanya praktik penimbunan solar ilegal di wilayah Gowa yang memiliki kapasitas penampungan antara 5 hingga 10 ton per hari. Aktivitas tersembunyi ini disinyalir menjadi penyebab utama terjadinya krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di daerah tersebut.
Penimbunan ini menciptakan kelangkaan buatan yang merugikan masyarakat, khususnya mereka yang bergantung pada solar bersubsidi untuk kegiatan sehari-hari dan mata pencaharian, seperti petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil. Dampaknya, harga solar di tingkat pengecer melonjak tajam, membebani perekonomian warga dan menghambat aktivitas produktif di berbagai sektor.
,” Diketahui dalam Hal ini terungkap dari salah seorang sumber, yang tidak ingin Identitas dipubliks oleh media ini, merupakan warga yang tinggal di sekitar area gudang penampungan BBM jenis Solar milik SN yang terletak di daerah Borong Karamasa Kecamatan Palllangga, Kabupaten Palllangga

,”Pria berinisial SN asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar
“Iye ada gudangnya SN di salah satu Desa di Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa,” ungkapnya
Sekedar diketahui, bahwa SN diduga telah melakukan tindakan penimbunan, yang sudah lama, digeluti dengan Cara yakni mengumpulkan BBM jenis solar bersubsidi, menggunakan kendaraan roda empat dan kendaraan bermotor
.“Kerjanya pelangsir, SN membeli Solar di berbagai SPBU Nakal diwilayah Gowa dan sekitarnya, lalu dikumpulkan solar di Gudang milik SN,” tambahnya.
Dalam sehari, SN mampu mengumpulkan BBM Solar bersubsidi sebanyak 5 sampai 10 ton Perhari Kemudian dia menyimpan di gudang dan akan menjual di sejumlah perusahaan besar/ternama di Makassar dan sekitarnya.Berita inipun Viral,” Setelah dilansir Oleh Media Online Sebelumnya
“Kalau sudah banyak tersimpan di gudang nya, dia lalu menjual di berbagai perusahaan. Yang saya tau dia jual di perusahaan besar seperti PT M*s*n, PT R*n*l , PT C**ra dan banyak lainnya,” ungkap sumber.
Hingga saat ini operasi yang dilakukan oleh SN belum tersentuh oleh aparat kepolisian. Sementara mobil yang biasa digunakan oleh dia, yakni Inova, Pajero dan lainnya

Photo Dokumentasi Istimewah
“Sampai sekarang ini masih melakukan Aktivitas dan disimpan didalam gudang dengan menggunakan penampungan jenis tandom,” ucapnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, SN “berdalih kami tidak memilik gudang penyimpangan Dengan Tegas membantah kepemilikan gudang yang disinyalir menimbun solar tersebut.
Menurutnya SN,” Kami Sudah ketemu sama admin media yang melansir berita sebelumnya kemarin. Saya sempat minta nomor rekeningnya sekedar berbagi pembeli bensin tapi belum dia kirim. Sayakan orangnya mau bersahabat juga” ujar SN
Terpisah, kami juga meminta tanggapan Kasatreskrim Polres Gowa AKP Bahtiar mengenai informasi adanya gudang penimbunan BBM jenis solar di Kabupaten Gowa.dan Berharap agar segera menindak para pelaku
Laporan tim Investigasi

