MAROS SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM ———Penemuan jenazah di Sungai Tanralili yang diduga korban banjir bandang yang melanda Kabupaten Maros beberapa waktu lalu, menambah duka yang dirasakan masyarakat Maros.
Penemuan tragis ini membuat total korban tewas akibat banjir empat orang, sehingga membuat Maros berkabung. Namun, masa duka bersama ini sangat kontras dengan laporan anggota DPRD Kabupaten Maros yang berlibur ke Bali.

Kesenjangan yang tampak antara wakil rakyat terpilih dan penderitaan rakyat yang menjadi konstituennya ini telah memicu kemarahan dan tuduhan apatis.
Kritikus Abd. Malik , mengungkapkan kekecewaan yang mendalam, mempertanyakan hati nurani anggota DPRD dan komitmen mereka untuk mewakili rakyat selama masa krisis ini.
Kontras yang mencolok antara kesedihan masyarakat dan ketidak pekaan DPRD yang dianggap telah memicu kemarahan publik dan menimbulkan kekhawatiran serius tentang prioritas dewan setelah bencana tersebut. Jelas Abd. Malik.
(Tim Red).

