MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM – – – –Pada hari Minggu malam dilaksanakan pencarian didepan selokan Gereja GPIB Bukit Zaitun, Kel Karang Anyar Kecamatan Mamajang kota Makassar yang bernama Habel, 65 tahun, beragama kristen, beralamat diJl. Cendrawasih Asrama Mattoangin ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah terseret arus saluran air di sekitar Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Bukit Zaitun, Kota Makassar, (19/01/2025).
Peristiwa tragis ini bermula saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 21:54 WITA. Habel yang sedang bertugas mengarahkan kendaraan di area parkir gereja, tidak menyadari adanya saluran air terbuka di belakangnya hingga akhirnya terjatuh dan terseret arus yang deras.

Menurut informasi Pada pukul 22.30 WITA,Sertu Rabasing (Bhabinsa Kel Karang Anyar), mendapatkan informasi Lewat telepon dari Pendrico, umur 45 tahun, pekerjaan Wiraswasta yang beralamat, di jln baji sungguh mengatakan Bahwa Jukir Gereja Bukit Zaitun Hilang karena di Duga terjatuh di saluran pada saat hujan deras.
Beberapa saksi mata mengatakan sekitar pukul 22.00 WITA , salah satu temannya andre umur 26 tahun, sempat melihat Habel dipinggiran saluran air selokan,dan selang 5 menit tiba-tiba Habel hilang tinggal payungnya tertinggal di bibir selokan dan kemungkinan terjatuh kedalam saluran air tersebut,
Sehingga beberapa warga yang berada di lokasi kejadian berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus menyulitkan proses penyelamatan. Setelah upaya pencarian oleh warga tidak membuahkan hasil, Bhabinsa,Bhabinkamtibmas,tim SAR dari
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar segera dihubungi untuk melakukan evakuasi korban.
Selanjutnya Pada Pukul 24.10 wita korban Habel akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan, aparat kepolisian dan Bhabinsa setempat dan Habel di temukan di Kanal belakang pasar pamos kel Sambung Jawa ,korban tersangkut di jaring Dalam keadaan Meninggal Dunia sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian.dan Langsung di Evakuasi kerumah Sakit Bayangkara Oleh Tim Basarnas untuk di Laksanakan Visun dan pemeriksaan lebih lanjut.
Laporan Tim Red ( Dewy waty)

