Close Menu
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

BUDI, PEMUSIK PASAR TUNGGING SUNGAI KELEDANG SAMARINDA: BERMODALKAN BAKAT SENI, MENJADIKAN MUSIK SEBAGAI SUMBER PENGHIDUPAN SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR

November 7, 2026

TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Genjot Pengerjaan Jalan Tani di Kalebarembeng hingga 87%

November 7, 2026

Matahari Terik Tak Surutkan Langkah, Satgas TMMD Gowa Kejar Pengerjaan Talud 82

November 7, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Breaking NEWS
  • BUDI, PEMUSIK PASAR TUNGGING SUNGAI KELEDANG SAMARINDA: BERMODALKAN BAKAT SENI, MENJADIKAN MUSIK SEBAGAI SUMBER PENGHIDUPAN SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR
  • TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Genjot Pengerjaan Jalan Tani di Kalebarembeng hingga 87%
  • Matahari Terik Tak Surutkan Langkah, Satgas TMMD Gowa Kejar Pengerjaan Talud 82
  • Menghitung Hari Menuju Hunian Layak, TMMD ke-130 Pacu Pengerjaan Rumah Bapak Syahrir
  • CNN Indonesia Awards 2026 Berikan Penghargaan kepada Pemkab Kotabaru
  • Subuh Keliling Polsek Segeri, Wujud Kepedulian Polri terhadap Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
  • Bupati Rusli Temui Kemensos, Perjuangkan Percepatan Sekolah Rakyat di Kotabaru
Facebook X (Twitter) Instagram
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
Demo
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
  • ARTIKEL
Beranda » BUDI, PEMUSIK PASAR TUNGGING SUNGAI KELEDANG SAMARINDA: BERMODALKAN BAKAT SENI, MENJADIKAN MUSIK SEBAGAI SUMBER PENGHIDUPAN SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR
Berita

BUDI, PEMUSIK PASAR TUNGGING SUNGAI KELEDANG SAMARINDA: BERMODALKAN BAKAT SENI, MENJADIKAN MUSIK SEBAGAI SUMBER PENGHIDUPAN SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR

Muh. IlhamBy Muh. IlhamNovember 7, 2026Tidak ada komentar5 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

BUDI, PEMUSIK PASAR TUNGGING SUNGAI KELEDANG SAMARINDA: BERMODALKAN BAKAT SENI, MENJADIKAN MUSIK SEBAGAI SUMBER PENGHIDUPAN
SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR

https//www. GerbangIndonesiaTimur.News.com. Samarinda – Di tengah keramaian Pasar Tungging, kawasan Sungai Keledang, Kota Samarinda, terdapat sosok pemusik yang menarik perhatian para pengunjung. Dengan peralatan musik sederhana dan semangat berkesenian, Budi hadir memberikan hiburan bagi masyarakat yang datang menikmati suasana pasar tradisional tersebut.

Pasar Tungging bukan hanya menjadi tempat masyarakat berburu aneka kuliner, makanan dan minuman, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial dan hiburan bagi warga. Di tengah aktivitas jual beli serta suasana santai masyarakat di pinggiran sungai, alunan musik yang dibawakan Budi menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

Mengenal Sosok Budi dan Nizam Entertainment
Budi merupakan pemilik Nizam Entertainment yang berasal dari Tenggarong, Kalimantan Timur. Ia lahir di Tenggarong pada tahun 1989. Memiliki ketertarikan dan minat terhadap dunia seni, khususnya musik, Budi berusaha menjadikan kecintaannya tersebut sebagai bagian dari perjalanan hidup.

Baginya, musik bukan sekadar hiburan atau kegiatan untuk mengisi waktu luang. Musik juga menjadi media untuk berinteraksi dengan masyarakat, menyalurkan kreativitas, sekaligus membuka peluang mendapatkan penghasilan.
Dengan semangat dan kemampuan yang dimiliki, Budi mencoba mencari ruang untuk berkarya. Ia tidak harus menunggu panggung besar, gedung pertunjukan, ataupun acara hiburan resmi. Baginya, setiap tempat yang memungkinkan masyarakat menikmati musik dapat menjadi panggung untuk menunjukkan bakat dan kemampuannya.
Pasar Tungging Menjadi Ruang Berkarya
Sejak Juni 2026 hingga sekarang, Budi menjalankan aktivitas bermusiknya di Pasar Tungging, Sungai Keledang, Samarinda.

Keputusannya memanfaatkan pasar tradisional sebagai tempat bermusik merupakan pilihan yang menarik. Di tengah keramaian pengunjung yang datang untuk menikmati kuliner dan suasana pasar, Budi menghadirkan hiburan musik secara langsung.

Aktivitas tersebut dijalankan dengan konsep sederhana. Ia tidak menetapkan tarif atau mematok harga kepada pengunjung yang ingin menikmati lagu-lagu yang dibawakannya.
Sebagai gantinya, Budi menerima sedekah atau pemberian secara sukarela dari para pengunjung. Siapa pun yang merasa terhibur dan ingin memberikan apresiasi dapat melakukannya sesuai kemampuan masing-masing.

Tidak ada kewajiban bagi pengunjung untuk memberikan uang. Prinsip sukarela menjadi bagian dari konsep yang dijalankannya. Dengan cara tersebut, Budi berusaha menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati masyarakat tanpa membebani mereka dengan biaya tertentu.
Musik sebagai Jalan Menghidupi Diri
Di balik aktivitasnya menghibur pengunjung, terdapat cerita tentang perjuangan hidup seorang pria yang berusaha mandiri melalui kemampuan dan kreativitasnya.

Dengan status masih bujangan, Budi menjalankan aktivitas bermusik tersebut sebagai salah satu cara untuk memperoleh biaya hidup sehari-hari.
Tentu, menjalani pekerjaan dengan mengandalkan pemberian sukarela bukanlah sesuatu yang selalu mudah. Penghasilan yang diperoleh tidak menentu karena bergantung pada jumlah pengunjung, suasana pasar, dan keikhlasan masyarakat yang memberikan apresiasi.
Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya berhenti berkarya. Ia tetap memanfaatkan kesempatan yang ada dengan menjadikan kemampuan bermusik sebagai modal utama.
Ada nilai perjuangan yang dapat dilihat dari aktivitas Budi. Ia berusaha mencari penghidupan melalui jalan yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Tidak harus selalu berada di tempat mewah atau panggung besar, karena kreativitas dapat tumbuh dan berkembang di mana saja.
Pasar Tradisional Juga Bisa Menjadi Panggung Seni
Kehadiran Budi di Pasar Tungging memberikan gambaran bahwa pasar tradisional memiliki potensi lebih dari sekadar pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Pasar juga dapat menjadi ruang bagi para pelaku seni untuk menampilkan kreativitas, memperkenalkan kemampuan, dan membangun interaksi dengan masyarakat.
Musik yang dimainkan di tengah keramaian pasar menghadirkan suasana berbeda. Pengunjung yang datang bersama keluarga, teman, maupun orang-orang terdekat dapat menikmati hiburan sembari menyantap makanan dan minuman yang tersedia.
Hal seperti ini memperlihatkan bahwa hiburan masyarakat tidak selalu harus diselenggarakan melalui acara besar. Aktivitas sederhana yang dilakukan secara konsisten pun dapat memberikan warna tersendiri bagi kehidupan sosial masyarakat.
Kehadiran pemusik seperti Budi juga menjadi pengingat bahwa ruang berkesenian sesungguhnya terbuka luas. Selama ada kemauan untuk berusaha dan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, setiap lingkungan dapat menjadi tempat untuk mengembangkan potensi diri.

Menghargai Perjuangan dan Kreativitas
Kisah Budi merupakan salah satu potret kehidupan masyarakat yang berusaha memanfaatkan potensi diri untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ada keberanian untuk mengambil peluang, ada kecintaan terhadap seni, dan ada kemauan untuk terus berusaha.
Tidak semua orang memiliki perjalanan hidup yang sama. Ada yang bekerja di kantor, berdagang, bertani, menjadi pekerja profesional, dan ada pula yang memilih menjadikan seni sebagai sumber penghidupan.

Apa pun profesinya, selama dilakukan dengan cara yang baik dan tidak merugikan orang lain, setiap usaha patut mendapatkan penghargaan.
Budi bersama Nizam Entertainment telah menemukan ruangnya sendiri di Pasar Tungging Sungai Keledang, Samarinda. Ia hadir bukan semata-mata untuk mencari popularitas, melainkan memanfaatkan kemampuan bermusik agar tetap bisa berkarya sekaligus mendapatkan penghasilan.

Kisah ini juga menjadi gambaran bahwa kreativitas tidak selalu membutuhkan modal besar. Terkadang, keberanian memulai, konsistensi, dan kemampuan melihat peluang justru menjadi modal utama dalam menjalani kehidupan.

PENUTUP: SETIAP TEMPAT BISA MENJADI PANGGUNG KEHIDUPAN

Dari kisah Budi, kita dapat mengambil pelajaran bahwa mencari penghidupan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, peluang justru hadir dari tempat sederhana yang setiap hari dikunjungi masyarakat.
Pasar tradisional dapat menjadi panggung, musik dapat menjadi sarana hiburan, dan bakat seni dapat menjadi modal untuk bertahan hidup.
Semoga Budi tetap diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk terus mengembangkan Nizam Entertainment serta mempertahankan kecintaannya terhadap dunia seni musik.
Karena pada akhirnya, berkarya tidak harus menunggu terkenal, dan mencari nafkah tidak harus selalu berada di balik meja. Selama ada kemauan, kreativitas, dan semangat untuk berusaha, setiap tempat dapat menjadi ruang untuk mengukir perjalanan hidup.
Menghargai setiap profesi, mendukung setiap kreativitas, dan memberikan apresiasi kepada mereka yang berjuang melalui karya.

Muh. Ilham Nur

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email
Muh. Ilham
  • Website

Berita Lainnya:

Berita

CNN Indonesia Awards 2026 Berikan Penghargaan kepada Pemkab Kotabaru

November 7, 2026 Berita
Berita

Subuh Keliling Polsek Segeri, Wujud Kepedulian Polri terhadap Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

November 7, 2026 Berita
Berita

Bupati Rusli Temui Kemensos, Perjuangkan Percepatan Sekolah Rakyat di Kotabaru

November 7, 2026 Berita
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,507

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,263

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,862

Pemda Kotabaru Upayakan TMT CPNS dan PPPK 2024 Lebih Cepat Dari Daerah Lain, ini Jadwalnya!

Maret 20, 20251,463
Don't Miss
Berita

BUDI, PEMUSIK PASAR TUNGGING SUNGAI KELEDANG SAMARINDA: BERMODALKAN BAKAT SENI, MENJADIKAN MUSIK SEBAGAI SUMBER PENGHIDUPAN SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR

By Muh. IlhamNovember 7, 20265

BUDI, PEMUSIK PASAR TUNGGING SUNGAI KELEDANG SAMARINDA: BERMODALKAN BAKAT SENI, MENJADIKAN MUSIK SEBAGAI SUMBER PENGHIDUPAN…

TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Genjot Pengerjaan Jalan Tani di Kalebarembeng hingga 87%

November 7, 2026

Matahari Terik Tak Surutkan Langkah, Satgas TMMD Gowa Kejar Pengerjaan Talud 82

November 7, 2026

Menghitung Hari Menuju Hunian Layak, TMMD ke-130 Pacu Pengerjaan Rumah Bapak Syahrir

November 7, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

BUDI, PEMUSIK PASAR TUNGGING SUNGAI KELEDANG SAMARINDA: BERMODALKAN BAKAT SENI, MENJADIKAN MUSIK SEBAGAI SUMBER PENGHIDUPAN SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR

November 7, 2026

TMMD ke-130 Kodim 1409/Gowa Genjot Pengerjaan Jalan Tani di Kalebarembeng hingga 87%

November 7, 2026

Matahari Terik Tak Surutkan Langkah, Satgas TMMD Gowa Kejar Pengerjaan Talud 82

November 7, 2026
Most Popular

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,507

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,263

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,862
© 2026 Media GIT | By WEBPro.
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Hak Jawab
  • Kode Etik Jurnalistik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.