Kapolda Sulsel Tegaskan Ditlantas Harus Prioritaskan Pelayanan Publik, Masyarakat Jadi Fokus Utama
MAKASSAR SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —— Kapolda Sulawesi Selatan Irjen. Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulsel harus menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama.
Arahan itu disampaikan dalam kegiatan apel pagi bersama personel Ditlantas Polda Sulsel, di Lapangan Apel Ditlantas Polda Sulsel, Jumat (16/10).
Kapolda Sulsel menempatkan polisi lalu lintas pada posisi strategis karena berada paling depan dalam berinteraksi dengan masyarakat. Ia menilai kehadiran personel di lapangan tidak cukup hanya untuk mengatur kendaraan, melainkan harus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi warga, terutama kemacetan di ruas-ruas jalan.
“Permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini salah satunya adalah kemacetan. Oleh karena itu, polisi lalu lintas harus terus berada di garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang humanis dan hadir bersama masyarakat,” tegas Kapolda Sulsel.

Terkait penanganan kemacetan, Kapolda berharap harus dilakukan secara cepat, terukur, dan berorientasi pada kelancaran arus kendaraan.
“Personel Ditlantas diminta tidak hanya menjalankan fungsi pengaturan dan penjagaan, tetapi juga aktif mencari solusi ketika terjadi titik rawan macet, kecelakaan, maupun gangguan arus lalu lintas,” tegas Awal Chaerudin.
Kapolda juga mengingatkan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui sikap yang responsif, humanis, dan penuh kepedulian.

“Pendekatan tersebut akan memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sekaligus menciptakan rasa aman, tertib, dan kenyamanan bagi pengguna jalan,” terangnya.
Arahan tersebut diharapkan menjadi penguat komitmen seluruh personel Ditlantas Polda Sulsel untuk meningkatkan disiplin, dedikasi, dan tanggung jawab dalam bertugas.
Kapolda Sulsel menegaskan, kehadiran polisi lalu lintas di lapangan harus menjadi wujud nyata pelayanan publik yang profesional serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Laporan dipublish tim (**/WSN)

