Tiga Tahun Berturut-turut! UKM KPI Unhas Kembali Lolos Abdidaya Ormawa 2026
GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM MAKASSAR ——- Konsistensi dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat mengantarkan Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali lolos ke Anugerah Abdidaya Ormawa 2026. Keberhasilan ini menjadi pencapaian ketiga secara berturut-turut bagi UKM KPI Unhas sejak 2024, setelah sebelumnya berpartisipasi melalui program Galung Mawang dan Sipatokkong.
Ajang Abdidaya Ormawa 2026 akan diselenggarakan pada 21–25 Oktober 2026 di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar. Dengan tema “Bersama Berkarya, Berdampak untuk Indonesia Berkelanjutan”, kegiatan ini menjadi ruang bagi organisasi kemahasiswaan untuk menunjukkan kontribusi program pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan di wilayah pengabdian masing-masing.
Keberhasilan UKM KPI Unhas selama tiga tahun berturut-turut tidak terlepas dari pengembangan program yang berangkat dari kebutuhan masyarakat. Pada 2024, UKM KPI Unhas mengusung Galung Mawang dengan inovasi padi apung di Desa Moncongloe, Kabupaten Maros. Pada 2025, program Sipatokkong berfokus pada revitalisasi desa wisata Mattabulu di Kabupaten Soppeng setelah bencana. Sementara itu, pada 2026, program Mannennungeng hadir untuk mendorong pengembangan pertanian cerdas dan berkelanjutan di Desa Kajaolaliddong, Kabupaten Bone.
Melalui Mannennungeng, tim mengintegrasikan teknologi dan pendekatan pemberdayaan untuk mendukung produktivitas pertanian. Sejumlah inovasi yang diterapkan mencakup pengelolaan irigasi berbasis Internet of Things (IoT), pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan, serta pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan. Pendekatan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas petani dalam mengelola sumber daya secara efektif.

Ketua Umum UKM KPI Unhas, Aydil Fitra Mulya, menilai capaian tersebut sebagai hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat dalam program. Dukungan dosen pendamping, pemerintah desa, mitra, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Ia juga menyampaikan bahwa tim akan memanfaatkan kesempatan ini untuk mempersiapkan program secara maksimal sebelum mengikuti rangkaian Abdidaya Ormawa 2026.
Dosen pendamping, Muh. Adnan Kasogi, S.Sos., M.Si., menambahkan bahwa keberhasilan berulang tersebut menunjukkan pentingnya evaluasi dan pembelajaran dari setiap pelaksanaan program. Pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya menjadi bekal bagi UKM KPI Unhas untuk menyusun pendekatan pemberdayaan yang semakin sesuai dengan tantangan di lapangan.
Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Mannennungeng. Baginya, pencapaian ini bukan hanya milik tim mahasiswa, melainkan juga hasil keterlibatan masyarakat Desa Kajaolaliddong dan berbagai mitra yang berkontribusi selama program berjalan.
Dengan kembali lolosnya UKM KPI Unhas pada 2026, organisasi ini melanjutkan rekam jejak pengabdian masyarakat melalui tiga program dengan fokus yang berbeda. Capaian tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk terus mengembangkan inovasi yang berangkat dari kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Laporan dipublish tim red :

