Di Tengah Keterbatasan Mahasiswa Okbibab Buktikaj Solidaritas : Galang Dana Dari Bazar Hingga Bersihkan Jalan Demi Kaderisasi Basis
GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM JAYAPURA —— 9 September 2026 – Pepatah mengatakan keterbatasan bukan alasan untuk berhenti, melainkan alasan untuk lebih kreatif. Hal itulah yang ditunjukkan oleh teman-teman Mahasiswa asal Distrik Okbibab, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan yang sedang menempuh studi di Kota jayapura.
Di tengah situasi ekonomi yang tidak mudah dan minimnya sokongan anggaran, mereka tetap solid dan kompak menggalang dana secara swadaya demi satu tujuan besar: menyukseskan Kaderisasi Tingkat Basis Distrik Okbibab.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan organisasi. Lebih dari itu, ini adalah stafet kepemimpinan, proses regenerasi yang akan menentukan arah gerak pemuda Okbibab di masa depan. Yang sedang diperjuangkan adalah terselenggaranya Kaderisasi Tingkat Basis Distrik Okbibab. Kaderisasi ini merupakan pintu awal bagi anggota baru untuk memahami nilai-nilai organisasi, ke-Okbibaban, kepemimpinan, serta tanggung jawab sosial sebagai intelektual muda asal pegunungan.
Panitia menyebutkan, kaderisasi ini sangat krusial karena Okbibab sebagai salah satu distrik terluar dan central di Pegunungan Bintang membutuhkan sumber daya manusia yang siap kembali dan membangun. Tanpa kaderisasi, rantai kepemimpinan akan terputus.
Aktor utamanya adalah mahasiswa-mahasiswi Okbibab yang tergabung dalam organisasi paguyuban mahasiswa daerah berbasis distrik (kecamatan) Mereka adalah mahasiswa perantauan yang jauh dari kampung halaman, hidup dengan uang kiriman pas-pasan, namun memiliki idealisme yang tinggi.
Tidak ada sekat senior-junior dalam aksi ini. Semua turun tangan. Yang laki-laki angkat termos panas berisis kopi dll untuk bazar, yang perempuan ijut andil semua bahu-membahu membersihkan jalan dan bazar
Aksi penggalangan dana ini sudah berlangsung selama hampir tiga minggu terakhir dan masih terus berjalan hingga hari ini di jayapura.

Lokasi mereka berpindah-pindah. Pagi hari mereka membuka lapak bazar sederhana di sekitar lingkungan kampus dan asrama mahasiswa Papua di Makassar. Siang hingga sore, mereka menawarkan jasa pembersihan jalan, halaman rumah warga, dan selokan di kompleks perumahan dengan sistem upah sukarela.
Cara ini memang melelahkan dan hasilnya tidak besar, namun mereka memilih jalan terhormat ini daripada hanya berpangku tangan menunggu bantuan.
Inilah pertanyaan intinya. Mengapa harus sesusah ini?
Ketua Panitia dalam keterangannya mengatakan, “Kalau bukan kita yang peduli dengan kaderisasi kita sendiri, siapa lagi? Kami tidak mau kaderisasi ini gagal hanya karena alasan dana. Stafet kepemimpinan ini dampaknya langsung balik ke daerah. Hari ini kami berkorban, besok adik-adik kami yang akan melanjutkan pembangunan di Okbibab.”
Bagi mereka, Okbibab hari ini sangat membutuhkan pemuda yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki mentalitas pemimpin yang berakar dari proses kaderisasi yang benar. Dari kaderisasi inilah akan lahir guru, perawat, kepala distrik, dan pemimpin-pemimpin lokal di masa
Perjuangan mereka dilakukan dengan cara yang paling mendasar: kerja fisik.
Bazar Amal: Menjual gorengan, nasi kuning, es teh, dan makanan khas Papua.
Aksi Pembersihan Jalan: Dengan membawa sapu, cangkul dan gerobak, mereka membersihkan lingkungan warga.
Sumbangan Sukarela: Membuka donasi terbuka kepada senior, alumni, dan para donatur yang tergerak hatinya.
“Kami tahu hasilnya tidak seberapa, tapi dari sini kami belajar arti perjuangan, arti kebersamaan, dan arti memimpin dengan pengorbanan,” tambah salah satu kader perempuan.
Kini, persiapan kaderisasi telah mencapai 70 persen. Panitia berharap, kisah perjuangan ini bisa mengetuk hati banyak pihak untuk turut mengambil bagian. Dukungan tidak harus selalu dalam bentuk materi, doa dan semangat pun sudah menjadi energi besar bagi mereka.
Kaderisasi Tingkat Basis Distrik Okbibab bukan hanya tentang melahirkan anggota baru, tetapi tentang membuktikan bahwa dari keterbatasan, lahirlah generasi yang tangguh dan tidak mudah menyerah.
Bagi pihak yang ingin memberikan dukungan dapat langsung menghubungi panitia Mahasiswa Okbibab di jayapura.
Laporan Oleh:-Dax ningdana

