Close Menu
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

APDESI Takalar Soroti Pernyataan Anggota DPRD soal Desil: “Jangan Desa yang Dijadikan Kambing Hitam

September 9, 2026

Pererat Kebersamaan dan Kekeluargaan, Bhayangkari Ranting Segeri Gelar Pertemuan Rutin di Mapolsek Segeri Polres Pangkep

September 9, 2026

Diduga Akali Warga dengan Papan Informasi, Operator SPBU Panaikang Takalar Malah Isi Jerigen

September 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Breaking NEWS
  • APDESI Takalar Soroti Pernyataan Anggota DPRD soal Desil: “Jangan Desa yang Dijadikan Kambing Hitam
  • Pererat Kebersamaan dan Kekeluargaan, Bhayangkari Ranting Segeri Gelar Pertemuan Rutin di Mapolsek Segeri Polres Pangkep
  • Diduga Akali Warga dengan Papan Informasi, Operator SPBU Panaikang Takalar Malah Isi Jerigen
  • Unhas dan UMI Perkuat Ekosistem Ilmu Kepolisian Hadapi Kompleksitas Zaman
  • Polda Sulsel Launching Pusat Studi Kepolisian di Unhas dan UMI, Perkuat Kolaborasi Polri dengan Dunia Akademi
  • Wakapolri Ajak Kampus dan Mahasiswa Bersama Wujudkan Polri yang Semakin Baik
  • Jamaluddin Dilantik Sebagai Kepala Desa Kapoposan Bali, Siap Lanjutkan Pelayanan dan Pembangunan
Facebook X (Twitter) Instagram
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
Demo
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
  • ARTIKEL
Beranda » APDESI Takalar Soroti Pernyataan Anggota DPRD soal Desil: “Jangan Desa yang Dijadikan Kambing Hitam
Berita

APDESI Takalar Soroti Pernyataan Anggota DPRD soal Desil: “Jangan Desa yang Dijadikan Kambing Hitam

Arieawan AryaBy Arieawan AryaSeptember 9, 2026Updated:September 9, 2026Tidak ada komentar4 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

APDESI Takalar Soroti Pernyataan Anggota DPRD soal Desil: “Jangan Desa yang Dijadikan Kambing Hitam

GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM TAKALAR — Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Takalar menyoroti pernyataan salah seorang anggota DPRD Takalar terkait persoalan desil yang menjadi dasar dalam penentuan data dan sasaran penerima berbagai program bantuan sosial pemerintah ” Pernyataan tersebut dinilai perlu dilihat secara lebih proporsional, khususnya dalam menempatkan pemerintah desa sebagai pihak yang kerap dikaitkan dengan persoalan ketidaksesuaian data masyarakat.

APDESI Takalar menegaskan bahwa persoalan desil merupakan bagian dari proses pendataan dan pemutakhiran data yang melibatkan berbagai pihak. Karena itu, persoalan perubahan maupun ketidaksesuaian kategori masyarakat tidak semestinya secara langsung dibebankan kepada pemerintah desa.

Dalam RDP tersebut, Israwati memberikan pandangan bahwa persoalan ketidaksesuaian desil masyarakat dengan kondisi riil di lapangan merupakan tanggung jawab desa. Ia juga menyoroti kapasitas operator desa dalam proses pengolahan data yang dinilai menjadi salah satu penyebab masih banyaknya data desil yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Parawangsa S.H., Ketua APDESI Kabupaten Takalar, yang menilai pandangan tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Menurut Parawangsa, penentuan desil bukan merupakan kewenangan pemerintah desa. Desa, kata dia, tidak memiliki kewenangan untuk menentukan seseorang masuk dalam desil tertentu, melainkan hanya menjadi salah satu pihak yang menerima dan menindaklanjuti persoalan ketika terdapat masyarakat yang merasa data atau status desilnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Jangan desa yang dijadikan kambing hitam,” menjadi penekanan APDESI Takalar dalam menyikapi polemik tersebut.
Menurut APDESI, pemerintah desa memiliki peran dalam membantu proses pendataan masyarakat di tingkat paling bawah. Namun, hasil akhir penetapan kategori atau desil masyarakat merupakan bagian dari mekanisme pendataan yang melibatkan sistem dan lembaga terkait.

Kepala Desa Merasa Kecewa

Sebagai Ketua APDESI Takalar, Parawangsa mengaku terkejut sekaligus kecewa dengan pernyataan tersebut. Menurutnya, pemerintah desa selama ini justru berada di garis depan dalam memperjuangkan hak masyarakat yang mengalami ketidaksesuaian data.

Ia menilai, apabila terdapat persoalan dalam mekanisme pendataan hingga penetapan desil, maka semestinya seluruh pihak duduk bersama mencari akar persoalan dan memperjuangkan perbaikan sistem, bukan justru melemparkan persoalan tersebut kepada pemerintah desa.

Pemerintah desa bukanlah pihak yang menentukan status desil atau tingkat kesejahteraan warga.” Persoalan Desil Muncul di Desa? Bukan Wewenang Desa: Kepala desa dan perangkatnya tidak menetapkan kategori desil 1 hingga 10.

Sumber Data Pusat: Penentuan desil didasarkan pada sistem data nasional (seperti DTSEN) yang melibatkan pendataan terpusat dan BPS,” Banyak warga protes karena kategori desil dianggap tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan, seperti analisis akurasi data desil dari BRIN.

Dampak Bantuan Sosial: Perubahan status desil secara sepihak di sistem sering kali membuat warga kurang mampu kehilangan hak bantuan.

APDESI Takalar berharap persoalan ini dapat disikapi secara objektif dan tidak berkembang menjadi saling menyalahkan antarpenyelenggara pemerintahan. Jika ditemukan data warga yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, langkah yang lebih penting adalah melakukan verifikasi dan perbaikan data secara bersama-sama.
Desa, menurut APDESI, berada pada posisi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga pemerintah desa justru memiliki kepentingan besar agar data warganya akurat. Ketika terdapat warga yang dinilai layak menerima bantuan namun masuk dalam kategori desil yang tidak sesuai, persoalan tersebut semestinya menjadi perhatian bersama untuk dicari solusinya.

APDESI juga mendorong adanya komunikasi dan koordinasi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, DPRD, serta instansi terkait agar persoalan data sosial tidak menjadi polemik berkepanjangan.
Perbaikan kualitas data dinilai membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, bukan hanya pemerintah desa. Dengan demikian, masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan dapat memperoleh haknya sesuai kondisi sosial dan ekonomi yang sebenarnya.

APDESI Takalar berharap kritik terhadap persoalan desil tetap disampaikan secara konstruktif, sehingga tidak menimbulkan kesan bahwa desa merupakan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas persoalan data tersebut.

Cara Mengatasi Masalah Desil di Lapangan
Dengan Melaaporkan ke Kelurahan/Desa: Warga dapat mendatangi kantor desa atau kelurahan untuk mengajukan pemutakhiran data.” Pengajuan koreksi juga bisa dilakukan melalui aplikasi atau mekanisme sanggah resmi pemerintah. daerah melalui Dinas Sosial biasanya membuka ruang koreksi berdasarkan titik koordinat dan kondisi faktual rumah tangga.

 

 

 

Laporan dipublish tim red Arya

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email
Arieawan Arya
  • Website

Berita Lainnya:

Berita

Pererat Kebersamaan dan Kekeluargaan, Bhayangkari Ranting Segeri Gelar Pertemuan Rutin di Mapolsek Segeri Polres Pangkep

September 9, 2026 Berita
Berita

Unhas dan UMI Perkuat Ekosistem Ilmu Kepolisian Hadapi Kompleksitas Zaman

September 9, 2026 Berita
Berita

Polda Sulsel Launching Pusat Studi Kepolisian di Unhas dan UMI, Perkuat Kolaborasi Polri dengan Dunia Akademi

September 9, 2026 Berita
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,494

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,244

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,798

Pemda Kotabaru Upayakan TMT CPNS dan PPPK 2024 Lebih Cepat Dari Daerah Lain, ini Jadwalnya!

Maret 20, 20251,463
Don't Miss
Berita

APDESI Takalar Soroti Pernyataan Anggota DPRD soal Desil: “Jangan Desa yang Dijadikan Kambing Hitam

By Arieawan AryaSeptember 9, 20264

APDESI Takalar Soroti Pernyataan Anggota DPRD soal Desil: “Jangan Desa yang Dijadikan Kambing Hitam GERBANG…

Pererat Kebersamaan dan Kekeluargaan, Bhayangkari Ranting Segeri Gelar Pertemuan Rutin di Mapolsek Segeri Polres Pangkep

September 9, 2026

Diduga Akali Warga dengan Papan Informasi, Operator SPBU Panaikang Takalar Malah Isi Jerigen

September 9, 2026

Unhas dan UMI Perkuat Ekosistem Ilmu Kepolisian Hadapi Kompleksitas Zaman

September 9, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

APDESI Takalar Soroti Pernyataan Anggota DPRD soal Desil: “Jangan Desa yang Dijadikan Kambing Hitam

September 9, 2026

Pererat Kebersamaan dan Kekeluargaan, Bhayangkari Ranting Segeri Gelar Pertemuan Rutin di Mapolsek Segeri Polres Pangkep

September 9, 2026

Diduga Akali Warga dengan Papan Informasi, Operator SPBU Panaikang Takalar Malah Isi Jerigen

September 9, 2026
Most Popular

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,494

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,244

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,798
© 2026 Media GIT | By WEBPro.
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Hak Jawab
  • Kode Etik Jurnalistik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.