Close Menu
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menhut Raja Antoni Turun ke Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28, tapi Asap Masih Ada

Agustus 24, 2026

Cek Dampak Kompos pada Lahan, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas Kirim Sampel Tanah ke BRIN

Agustus 24, 2026

Seminar Program  Kerja KKN PK-69 Universiras Hasanuddin Posko Kelurahan Batu Paparkan  Rencana Program Kesehatan Masyarakat

Agustus 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Breaking NEWS
  • Menhut Raja Antoni Turun ke Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28, tapi Asap Masih Ada
  • Cek Dampak Kompos pada Lahan, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas Kirim Sampel Tanah ke BRIN
  • Seminar Program  Kerja KKN PK-69 Universiras Hasanuddin Posko Kelurahan Batu Paparkan  Rencana Program Kesehatan Masyarakat
  • Anniversary ke-8 Persaudaraan Monta’Bassi Nusantara (PMBN) Menguatkan Silaturahmi Pererat Persaudaraan dan Kekompakan.
  • Semarak HUT RI ke-81, Turnamen Futsal Rimpal CUP Memasuki Partai Final
  • Advokat Prawidi, Desak KPK Segera Proses Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Gratis Makassar, Pelapor Mendapatkan Perlakuan Retaliasi, Jadi Sorotan
  • Pangdam Hasanuddin Serukan Sinergi TNI-Ulama, Bersama Membangun Sulsel dan Jaga Keamanan
Facebook X (Twitter) Instagram
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
Demo
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
  • ARTIKEL
Beranda » Cek Dampak Kompos pada Lahan, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas Kirim Sampel Tanah ke BRIN
INFO DESA

Cek Dampak Kompos pada Lahan, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas Kirim Sampel Tanah ke BRIN

Arieawan AryaBy Arieawan AryaAgustus 24, 2026Tidak ada komentar1 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Cek Dampak Kompos pada Lahan, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas Kirim Sampel Tanah ke BRIN

GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.GOM BONE SULSEL — Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026 melakukan pengambilan sampel tanah sebagai langkah lanjutan setelah pemberian kompos pada lahan percontohan Program Mannennungeng: Smart Hydro Loop di Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone. Pengambilan sampel dilakukan pada 19 Agustus 2026 untuk memperoleh gambaran kondisi tanah yang dapat digunakan dalam evaluasi pengelolaan lahan.

Sampel diambil oleh Nur Ichsan dan Nyoman Adimas Saputra, anggota Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas yang memiliki latar belakang pendidikan Agroteknologi. Sampel tersebut selanjutnya akan dianalisis di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Pengujian ini menjadi bagian dari rangkaian Pabbura Mannennungeng yang menghubungkan pengolahan limbah dengan pemanfaatannya dalam kegiatan budidaya. Sebelumnya, kompos dari pengolahan limbah pertanian dan peternakan telah diberikan pada lahan percontohan.

Bahan yang digunakan dalam pembuatan kompos berasal dari potensi lokal, seperti jerami dan kotoran hewan. Melalui Tumbling Composter, bahan tersebut diolah menjadi kompos sebelum dimanfaatkan kembali pada tanah.

Pemanfaatan bahan organik ditujukan untuk membantu menciptakan kondisi tanah yang lebih mendukung pertumbuhan tanaman. Tanah dengan kandungan bahan organik rendah cenderung lebih mudah padat dan kurang mampu menyediakan air bagi tanaman. Kondisi tersebut dapat memengaruhi ketersediaan air dan unsur hara di sekitar akar.

Tanaman membutuhkan unsur hara seperti nitrogen, fosfor, dan kalium untuk mendukung pertumbuhan daun dan batang, perkembangan akar, serta pembentukan hasil. Karena itu, pengelolaan bahan organik menjadi salah satu bagian penting dalam pengelolaan lahan.

Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026, Fadel Muhammad S., mengatakan pengambilan sampel dilakukan untuk memperoleh data sebagai dasar evaluasi kondisi tanah setelah pemberian kompos.

“Kami mengambil sampel tanah setelah pemberian kompos untuk mendapatkan gambaran kondisi tanah pada lahan percontohan. Hasil analisis nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi tim dalam melihat perkembangan kondisi tanah dan menentukan pengelolaan lahan pada tahap berikutnya.”

Fadel menjelaskan, Pabbura Mannennungeng tidak hanya berfokus pada pengolahan limbah, tetapi juga mendorong pemanfaatan kembali bahan organik yang tersedia di desa untuk mendukung kegiatan pertanian.

“Melalui Pabbura, kami ingin mendorong agar potensi limbah yang ada di desa dapat dimanfaatkan kembali. Ketika diolah menjadi pupuk organik dan digunakan pada lahan, limbah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperbaiki kondisi tanah dan mendukung kebutuhan tanaman.”

Hasil analisis BRIN akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pengelolaan lahan pada tahap berikutnya. Data tersebut diharapkan membantu tim memperoleh gambaran kondisi tanah secara lebih terukur setelah pemberian kompos.

 

 

 

 

Laporan dipublish tim red : (**/Arya)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email
Arieawan Arya
  • Website

Berita Lainnya:

INFO DESA

Visitasi Internal Universitas Hasanuddin Tinjau Pelaksanaan PPK Ormawa 2026 Tim CARA’DE di Desa Tinggimae

Agustus 23, 2026 INFO DESA
INFO DESA

Tingkatkan Literasi Kritis Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Program “Cerdas Mengulas Buku” di SDN 14 Inpres Cikoang dan SDN 181 Inpres Pattopakang

Agustus 23, 2026 INFO DESA
INFO DESA

KKN-T 116 Universitas Hasanuddin Hadirkan Digitalisasi Pencatatan Keuangan Berbasis Spreadsheet di Desa Tosora

Agustus 23, 2026 INFO DESA
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,492

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,236

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,782

Pemda Kotabaru Upayakan TMT CPNS dan PPPK 2024 Lebih Cepat Dari Daerah Lain, ini Jadwalnya!

Maret 20, 20251,463
Don't Miss
Berita

Menhut Raja Antoni Turun ke Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28, tapi Asap Masih Ada

By Muh. IlhamAgustus 24, 20267

Menhut Raja Antoni Turun ke Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28, tapi Asap Masih Ada…

Cek Dampak Kompos pada Lahan, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas Kirim Sampel Tanah ke BRIN

Agustus 24, 2026

Seminar Program  Kerja KKN PK-69 Universiras Hasanuddin Posko Kelurahan Batu Paparkan  Rencana Program Kesehatan Masyarakat

Agustus 24, 2026

Anniversary ke-8 Persaudaraan Monta’Bassi Nusantara (PMBN) Menguatkan Silaturahmi Pererat Persaudaraan dan Kekompakan.

Agustus 24, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Menhut Raja Antoni Turun ke Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28, tapi Asap Masih Ada

Agustus 24, 2026

Cek Dampak Kompos pada Lahan, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas Kirim Sampel Tanah ke BRIN

Agustus 24, 2026

Seminar Program  Kerja KKN PK-69 Universiras Hasanuddin Posko Kelurahan Batu Paparkan  Rencana Program Kesehatan Masyarakat

Agustus 24, 2026
Most Popular

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,492

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,236

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,782
© 2026 Media GIT | By WEBPro.
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Hak Jawab
  • Kode Etik Jurnalistik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.