Tingkatkan Literasi Kritis Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Program “Cerdas Mengulas Buku” di SDN 14 Inpres Cikoang dan SDN 181 Inpres Pattopakang
GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM TAKALAR SUL SEL —– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang mengabdi di Desa Pattopakang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, melaksanakan program kerja “Cerdas Mengulas Buku” di SDN 14 Inpres Cikoang dan SDN 181 Inpres Pattopakang. Program ini digagas dan dieksekusi langsung oleh Wulandary Anggrainy Yeskiel Sibala’, yang juga merupakan anggota Humas KKN Literasi di desa tersebut, sebagai upaya konkret untuk meningkatkan budaya literasi anak sejak usia dini. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk tidak sekadar membaca, melainkan juga memahami dan mengulas buku secara sistematis guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kepercayaan diri. Program ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi literasi dasar pada anak-anak tingkat sekolah dasar.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan dirancang interaktif selama kurang lebih 60 menit per sesinya. Mengacu pada panduan teknisnya, mahasiswa KKN mengawali sesi dengan membacakan buku cerita pilihan menggunakan teknik read aloud yang ekspresif. Setelah sesi diskusi santai, siswa kemudian diajak memilih dan membaca buku secara mandiri, lalu didampingi untuk mempresentasikan hasil ulasannya di depan kelas. Setiap peserta menyampaikan ulasannya melalui tujuh tahapan sederhana: perkenalan diri, identitas buku, ulasan ilustrasi sampul, ringkasan isi cerita, pesan moral, penilaian buku, dan penutup. Di akhir kegiatan, mahasiswa juga memberikan apresiasi khusus untuk memotivasi keberanian anak-anak tampil di depan umum.
“Melalui program Cerdas Mengulas Buku ini, kami ingin membangun kebiasaan membaca yang tidak berhenti pada aktivitas membaca saja, tetapi juga melatih anak-anak untuk sungguh-sungguh memahami isi buku, berpikir kritis, dan berani menyampaikan pendapatnya. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri mereka secara maksimal,” ujar Wulandary Anggrainy Yeskiel Sibala’, selaku pelaksana program sekaligus anggota Humas KKN Literasi Gelombang 116 Desa Pattopakang.

Selama kegiatan berlangsung, siswa dari kedua sekolah menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Mereka aktif berdiskusi dan bersemangat mempraktikkan cara mengulas bacaan. Rezky dari SDN 14 Inpres Cikoang dan Akbar dari SDN 181 Inpres Pattopakang tampak sangat antusias membaca buku cerita dan menceritakan kembali hal-hal yang mereka pahami dari bacaannya tersebut.
Respons positif dan kehangatan juga sangat terasa dari para siswa. Salah satu siswa bernama Fajar bahkan menyampaikan harapannya secara langsung, “Kami mau kakak untuk membaca dan mengajar kembali di sekolah UPT.” Antusiasme tersebut disahut riang oleh siswa lainnya yang turut menimpali, “Seru banget kak, tolong dateng lagi ya kakk!”
Program Cerdas Mengulas Buku yang diusung oleh KKN Gelombang 116 Tematik Literasi Universitas Hasanuddin di Kabupaten Takalar ini berfokus pada penguatan kemampuan literasi anak secara menyeluruh. Melalui pendekatan yang menyenangkan dan partisipatif, program ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan analitis, serta membangun keterampilan komunikasi publik anak sejak dini. Kegiatan ini menjadi wujud nyata dedikasi mahasiswa dalam mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Laporan dipublish tim red

