Pemanfaatan Teknologi Drone sebagai Media Informasi Peta Administrasi, Profil Kelurahan, dan Dokumentasi Monitoring Lingkungan
GERBANG INDINESIA TIMUR NEWS.COM BANTAENG SULSEL —– 19/08/2026 (12 Agustus 2026) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin memanfaatkan teknologi drone sebagai media informasi dalam mendukung pembuatan peta administrasi, profil kelurahan, serta dokumentasi monitoring lingkungan di Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan pelaunchingan dan pengesahan hasil program kerja sebagai bentuk pemanfaatan teknologi dalam penyediaan informasi wilayah kelurahan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu rumah warga, Bapak Hj. Basri, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, pada Rabu (12/08), dengan melibatkan masyarakat setempat serta mahasiswa KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin yang bertugas di Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan ini merupakan program kerja individu Era Liza, mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan, dan Fauzan Syawal Jamal, mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan. Program kerja tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pemanfaatan teknologi untuk membantu menyediakan informasi wilayah yang lebih lengkap dan mudah dipahami.
Penggunaan drone memungkinkan pengambilan foto dan video udara yang dapat menampilkan kondisi wilayah Kelurahan Bonto Langkasa secara lebih menyeluruh. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pengambilan dokumentasi udara pada sejumlah wilayah dan objek penting di Kelurahan Bonto Langkasa. Hasil dokumentasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan pendukung dalam penyusunan informasi mengenai kondisi wilayah, batas administrasi, permukiman, fasilitas umum, lahan pertanian, serta berbagai potensi yang terdapat di kelurahan.
Salah satu potensi wilayah yang turut terlihat dalam dokumentasi udara tersebut adalah lahan pertanian jagung milik masyarakat. Tanaman jagung di wilayah Kelurahan Bonto Langkasa tampak tumbuh subur dan menjadi salah satu bagian dari aktivitas pertanian masyarakat setempat. Berdasarkan keterangan Daeng Tompo, lahan tersebut dikelola dan ditanami jagung sesuai dengan masa tanam yang dilakukan oleh masyarakat. Kondisi pertanian yang terlihat dari udara memberikan gambaran mengenai pemanfaatan lahan sekaligus menjadi bagian dari potensi wilayah yang dapat dikenalkan melalui profil Kelurahan Bonto Langkasa.
Dokumentasi lahan pertanian tersebut juga menjadi gambaran mengenai aktivitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi sumber daya wilayah. Melalui hasil dokumentasi udara, kondisi lahan dapat terlihat secara lebih luas sehingga dapat menjadi arsip visual dan bahan informasi bagi kelurahan maupun masyarakat.

Selain mendukung penyusunan profil dan peta administrasi, dokumentasi udara juga dimanfaatkan sebagai media monitoring lingkungan. Visualisasi dari udara dapat memberikan gambaran mengenai kondisi lingkungan secara lebih luas, termasuk kawasan permukiman, lahan pertanian, ruang terbuka, serta kondisi fasilitas dan lingkungan sekitar.
Ketua PKK Kelurahan Bonto Langkasa, Nursiah, menyampaikan apresiasinya terhadap pemanfaatan teknologi drone dalam kegiatan tersebut. Ia menilai penggunaan drone memberikan cara baru dalam mengenali wilayah kelurahan secara lebih luas dan jelas. Hasil dokumentasi udara juga dinilai dapat menjadi bahan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat maupun pemerintah kelurahan.
Apresiasi serupa disampaikan oleh Lurah Bonto Langkasa, Ernawati, S.E. Menurutnya, hasil pemetaan dan dokumentasi udara dapat menjadi tambahan informasi bagi kelurahan, khususnya dalam mengenalkan wilayah sekaligus mendokumentasikan kondisi lingkungan. “Kami mengapresiasi kegiatan ini karena hasilnya dapat menjadi tambahan informasi bagi kelurahan dan membantu memberikan gambaran mengenai kondisi wilayah Bonto Langkasa,” ungkapnya.
Pemanfaatan teknologi drone diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pemerintah kelurahan dalam menyediakan data dan dokumentasi wilayah yang lebih informatif. Hasil dokumentasi juga dapat menjadi arsip visual yang mendukung perencanaan, penyampaian informasi kepada masyarakat, serta pemantauan kawasan yang berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan, termasuk kawasan pembuangan sampah di wilayah Kelurahan Bonto Langkasa.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap pemanfaatan teknologi drone dapat memberikan kontribusi nyata bagi Kelurahan Bonto Langkasa. Selain menghasilkan dokumentasi wilayah, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penyediaan informasi yang lebih efektif serta meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan wilayah kelurahan.
Laporan dipublish tim red

