Mahasiswa KKN Unhas Gelar Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Anabannae
SIDRAP SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja SIPAKALEBBI: Edukasi dalam Rangka Mencegah Stunting Bagi Ibu Bayi dan Balita, Ibu hamil, serta Wanita Usia Subur (WUS) di Desa Anabannae, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, yakni Jumat (6/8) di Posyandu Cendrawasih 1 dan 2 serta Sabtu (8/8) di Kantor Desa Anabannae.
Program SIPAKALEBBI dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai stunting dan langkah-langkah pencegahannya sejak dini. Edukasi diberikan kepada kelompok sasaran melalui penyampaian materi menggunakan media leaflet dan banner dan diskusi interaktif yang memungkinkan peserta untuk memperoleh informasi serta menyampaikan pertanyaan terkait kesehatan dan gizi ibu dan anak.
Penanggung jawab program kerja Tita Chellyanti Shalsabila, yang merupakan salah satu mahasiswa dari program studi ilmu gizi Universitas Hasanuddin menjelaskan bahwa kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pencegahan stunting melalui penerapan perilaku hidup sehat, pemenuhan kebutuhan gizi berdasarkan panduan isi piringku,

Serta perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan masyarakat sebagai peserta serta pihak Desa Anabannae dan kader posyandu sebagai bagian dari dukungan terhadap kegiatan.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa edukasi yang diberikan membantu meningkatkan pemahamannya mengenai pentingnya pencegahan stunting. Peserta juga menunjukkan antusiasme selama kegiatan melalui keterlibatan dalam sesi diskusi dan penyampaian pertanyaan.
Melalui program SIPAKALEBBI, mahasiswa KKN Gelombang 116 Unhas berharap peningkatan pengetahuan masyarakat dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan praktik pencegahan stunting secara berkelanjutan. Kegiatan ini turut mendukung SDGs 2 (Tanpa Kelaparan) dan SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait gizi dan kesehatan ibu dan anak.
Laporan dipublish tim red

