Rusli Korban Kecelakaan September 2024 Dua Tahun Yang Lalu Tak Mampu Lagi Bergerak Kembali Menuai Perhatian Bagi Keluarganya.
MAROS SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM —————- Kisah pilu kembali menyelimuti keluarga Rusli, korban kecelakaan tragis di depan gerbang Asrama Kostrad Sambueja 433 Julu Siri pada September 2024 lalu yang mengakibatkan dirinya mengalami tak mampu bergerak lagi , dan hingga kini masih lekat slang dalam tubuhnya yang masuknya slang tersebut lewat kepala menembus ke rongga dada.
Kondisi fisik yang tidak lagi mampu bekerja membuat Rusli kini hanya bisa menggantungkan harapan pada uluran tangan keluarga dan pemerintah, mengingat ia harus menghidupi seorang istri dan tiga orang anaknya dalam keterbatasan ekonomi.

Merespons kondisi memprihatinkan tersebut, Camat Tompobulu, Harmil, S.Hut., bersama Kepala Desa Toddolimae, Muh. Amir, S.IP., dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) bergerak cepat meninjau langsung kediaman Rusli di dusun bossolo desa Toddolimae kecamatan Tompobulu pada Senin (09/06/2026). Kunjungan ini menjadi langkah krusial, mengingat selama ini bantuan pemerintah kerap sulit diakses oleh keluarga Rusli akibat kendala status Desil yang dinilai masih tinggi.
Melalui peninjauan lapangan ini, jajaran pemerintah setempat berupaya melakukan verifikasi faktual dan memfasilitasi Rusli ke Dinas Sosial agar status Desil miliknya dapat disesuaikan, sehingga hak-haknya sebagai warga yang sangat layak menerima bantuan sosial segera terpenuhi.
(Edy Hadris).

