PMII Sorong Gelar Diskusi Publik Dukung MBG dan Koperasi Merah Putih di Kota Sorong
SORONG GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——- Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Papua Barat Daya, menggelar diskusi publik di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Diskusi ini bertujuan untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Program makan bergizi gratis (MBG) berguna untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan peserta didik. Ham itu diharapkan dapat mendukung perkembangan fisik, mental, serta kemampuan belajar secara optimal,” kata Ketua PKC PMII, Jufran Rumadaul, kepada wartawan Kamis (6/11/2025).
Diskusi publik tersebut berlangsung di Kota Sorong, Papua Barat Daya pada Kamis (6/11/2025). PMIi berharap melalui program tersebut, kebutuhan nutrisi harian anak-anak dapat terpenuhi dengan lebih baik.
“Dengan adanya MBG risiko stunting, anemia, dan gangguan pertumbuhan dapat ditekan. Selain itu, pelaksanaan program ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kehadiran dan konsentrasi siswa di sekolah,” bebernya.
Ia melanjutkan dengan program MBG dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga, serta menjadi sarana pemerataan kesejahteraan di daerah-daerah terpencil. Dengan demikian, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat diwujudkan secara berkelanjutan melalui penyediaan akses pangan bergizi yang merata.

“Program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini terhadap berbagai penyakit serta pencegahan gangguan kesehatan secara menyeluruh,” bebernya.
Ia bilang melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh pelayanan medis dasar tanpa adanya hambatan biaya, sehingga kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat ditingkatkan.
“Pelaksanaan kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga ke daerah terpencil, memperkuat sistem kesehatan masyarakat, serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang tidak terdeteksi sejak dini,” katanya.
Ia mengatakan dengan demikian, kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya dapat terus ditingkatkan melalui pemerataan akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkeadilan.
“Program Koperasi Merah Putih (KMP) bagi masyarakat sebagai sarana untuk memperkuat perekonomian lokal melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan usaha bersama yang berbasis kebersamaan dan gotong royong,” jelasnya lagi.
Ia berurai melalui program tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk memperoleh akses terhadap modal usaha, pendampingan manajemen, serta pelatihan keterampilan ekonomi produktif.
“Dengan adanya koperasi ini, pengelolaan potensi sumber daya lokal dapat dilakukan secara lebih efisien dan berkelanjutan, sehingga kesejahteraan ekonomi masyarakat dapat ditingkatkan,” tutupnya.
Laporan tim red (**DS)

