Lakalantas Kembali Telan Korban Jiwa, di Duga Kurangnya Pengawasan Aktivitas Tambang Ilegal
MAROS SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——– Kecelakaan maut kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Maros. Sebuah truk Fuso berwarna oranye bernopol DD 8941 SG yang mengangkut material tambang galian C, pada Rabu (3/9/2025),
Melindas motor berboncengan di Dusun Kassi-Kassi, Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili. Dua korban perempuan meninggal di lokasi kejadian, salah satunya baru saja menggelar resepsi pernikahan.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan serupa di Maros. Pada 26 Juli 2025, truk Fuso bernopol DD 8931 XI menewaskan dua orang, sementara dump truck Toyota Dyna DD 8989 FB sebelumnya juga merenggut satu nyawa,Jumat (29/8/2025) .
Menanggapi hal tersebut, Malik, Pengurus LSM KIPFA Maros, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam lemahnya pengawasan terhadap aktivitas pertambangan galian C.
>“Kalau sudah berulang-ulang memakan korban jiwa, siapa yang bertanggung jawab? Apakah akan terus dibiarkan seperti ini?” tegas Malik.
KIPFA menilai maraknya tambang ilegal dan minimnya sosialisasi serta penertiban menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan berulang. Malik menduga ada permainan oknum yang lebih mengutamakan keuntungan ketimbang keselamatan masyarakat.

“Tidak adanya pengawasan dan penertiban membuat tambang ilegal menjamur di Maros. Dampaknya adalah nyawa warga yang terus melayang. Ini harus diusut tuntas. Jangan sampai ada konspirasi jahat yang dibiarkan hanya demi kepentingan segelintir orang,” jelasnya.
Atas dasar itu, LSM KIPFA mendesak:
1. Pemerintah Kabupaten Maros dan aparat kepolisian segera melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh aktivitas tambang galian C.
2. Penutupan tambang ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi.
3. Bareskrim Mabes Polri dan Kejaksaan Agung turun tangan menginvestigasi dugaan keterlibatan oknum dalam bisnis tambang ilegal di Kabupaten Maros.
Sementara itu, pihak keluarga korban menyampaikan permohonan agar foto-foto almarhumah tidak disebarkan serta meminta doa dari seluruh masyarakat agar arwah korban diterima di sisi Allah SWT dan keluarga diberi kekuatan menghadapi musibah ini.
Laporan dipublish : ND

