MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM ……
Pengurus Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Kiwal Garuda Hitam Sulawesi Selatan (Sulsel) baru-baru ini menggelar rapat pemantapan kepanitiaan sebagai langkah krusial menjelang pelaksanaan Pendidikan Dasar (Diksar) kedua.
Pertemuan penting ini bertujuan untuk mengoordinasikan seluruh persiapan teknis dan logistik demi kelancaran Diksar yang akan diikuti oleh para kadernya.
Rapat tersebut berlangsung pada Minggu, 10 Agustus 2025, bertempat di Sekretariat MPW KGH yang beralamat di Jln. Sungai Saddang Makassar , memastikan setiap detail telah terencana dengan matang sebelum program pendidikan lanjutan bagi anggota organisasi tersebut dimulai.

Rapat penting yang dipimpin langsung oleh Ketua Panitia, Budhy, yang juga pimpinan umum media online Jejak Hitam, berjalan dengan fokus dan intensif.
Dalam pertemuan tersebut, peserta membahas secara rinci teknis kegiatan yang akan dilaksanakan, memastikan setiap detail operasional terencana dengan matang.
Tak hanya itu, alokasi seluruh pembiayaan yang akan dipergunakan juga menjadi poin diskusi utama, demi transparansi dan efisiensi anggaran.
Selain itu, perencanaan pengadaan berbagai perlengkapan esensial seperti balok, paku, dan baleho juga ditelusuri secara mendalam, guna memastikan ketersediaan sarana prasarana yang mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara.
Menurut Heri salah satu panitia pelaksana bahwa banner-banner tersebut akan ditempatkan di beberapa titik jalan strategis yang telah ditentukan sebelumnya, bertujuan untuk meningkatkan visibilitas acara dan memberikan informasi awal kepada masyarakat luas. Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Seksi Acara Ilham Pata, mengungkapkan harapannya agar seluruh rekan-rekan dapat memberikan bantuan dan dukungan penuh demi kelancaran pelaksanaan Diksar kedua ini.
Ia menekankan bahwa kesuksesan agenda penting ini sangat bergantung pada kolaborasi dan partisipasi aktif dari setiap elemen panitia. Ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Budhy menyampaikan harapannya yang mendalam agar para kader Kiwal tidak hanya hadir dalam kegiatan, namun juga betul-betul menunjukkan komitmen dan partisipasi aktif dalam berorganisasi.
Ia menekankan bahwa keterlibatan nyata dari setiap anggota adalah kunci untuk memajukan ormas ini.
Budhy mengingatkan bahwa Kiwal bukanlah organisasi masyarakat kecil yang keberadaannya bisa diabaikan; sebaliknya, Kiwal adalah sebuah ormas besar dengan rekam jejak dan pengaruh yang cukup signifikan di Sulawesi Selatan.
Oleh karena itu, potensi besar yang dimiliki Kiwal harus diimbangi dengan semangat keorganisasian yang kuat dan berkelanjutan dari seluruh kadernya, sehingga ormas ini dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat di Sulsel. Harap Budhy.

Senada dengan itu, Ketua Umum Ormas Kiwal Garuda Hitam wilayah Sulsel, Erwin Nurdin, SE, menegaskan bahwa Diksar kedua ini akan berjalan serupa dengan Diksar pertama.
Beliau secara tegas menyatakan bahwa kader yang tidak mengikuti Diksar tersebut tidak akan diterbitkan Kartu Tanda Anggotanya (KTA).
Lebih lanjut, Erwin Nurdin juga menyatakan harapan besarnya agar pelaksanaan Diksar ke-2 ini nantinya dapat berjalan dengan sukses, lancar, dan aman, demikian tegasnya.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketum Kiwal wilayah Sulawesi Selatan, Bapak Erwin Nurdin, SE, didampingi oleh Kastap Andi Samindar.
Tak ketinggalan, Ketum Jejak Hitam Budhy juga turut serta, bersama dengan Ketua Devisi Seni Budaya Mabes Kiwal, Purwanto Sukiyo Dg. Mangemba.

Kehadiran mereka semakin diperkuat dengan Partisipasi aktif dari para ketua MPC/PAC, se kota Makassar serta sejumlah petinggi MPW Kiwal Garuda Hitam Sulawesi Selatan, menambah bobot dan representasi pertemuan tersebut.
Secara keseluruhan, acara ini diperkirakan dihadiri oleh sekitar 50 orang, menunjukkan antusiasme dan komitmen yang tinggi dari para peserta.
(Edy Hadris).

