MAKASSAR SULAWESI SELATAN GEEBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——– Dalam menggelar aksi demonstrasi dalam memperingati hari Hak asasi manusia organisasi kedaerahan ipmil raya umi menggelar aksi di jalan Urip Sumoharjo
Penggelaran aksi yg di lakukan oleh organda IPMIL UMI sebagai bukti nyata bahwasanya marwah mahasiswa Tana Luwu yang ada di kota Makassar masih solid dalam memperjuangkan hak masyarakat.
Khususnya di Tana Luwu, perlu kami ingatkan kepada pemerintah daerah dan yang ada di Tana Luwu ini menjadi alarm, bahwasanya jangan menghadirkan kebijakan daerah yang merugikan masyarakatnya dan juga hentikan segala bentuk eksploitasi yg terjadi di tana luwu
Dan adapun yg menjadi tuntutan kawan2 massa aksi sebagai berikut ;

1.Tuntaskan pelanggaran Ham yg ada di Indonesia khususnya di tana luwu
2.Tuntaskan kasus walmas berdarah
3.Hentikan eksploitasi tambang di tana luwu
4.Tegakkan supremasi hukum
Adnan Prawansyah selaku jendlap mengatakan dalam muatan orasi nya bahwa sudah semestinya kita mahasiswa dari tana luwu sebagai repsentasi dari masyarakat terus berjuang untuk menyampaikan segala bentuk aspirasi² yg ada di daerah khususnya di tana luwu
Sebab banyak nya kebijakan² itu kemudian melanggar hak asasi manusia
Diantara nya “WALMAS BERDARAH”
Namun hingga detik ini kasus kekerasan juga penghilangan nyawa tak berdosa itu belum juga tuntas, perihal aktor intelektual dan pelaku penembakan.
Tindakan represif dan anarkisme aparat menambah daftar juga memperpanjang barisan kasus kekerasan oleh alat negara saat pengawalan aksi demonstrasi.

Daerah tana luwu juga di kenal sebagai daerah yg kaya akan sumber daya alamnya namun marak nya industri pertambangan yg hadir di tana luwu menjadi sarana eksploitasi baik itu dari segi pencemaran lingkungan polusi bahkan lebih dari pada itu
Selaras dengan momentum hari hak asasi manusia maka kami dari ipmil umi menuntut kepada pemkab LUTIM, LUTRA, WALMAS PALOPO,DAN LUWU untuk segera menyelesaikan kasus2 pelanggaran HAM yang ada di tana luwu.
Laporan : (**/Wisnu)

