MAROS SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS. COM ——Bagi masyarakat Sulawesi Selatan mustika atau jimat bukanlah sesuatu hal yang asing lagi baginya , banyak orang yang menggunakan sebagai benda keramat pembawa keberuntungan.

Mustika Monta Bassi ( Munta Besi) merupakan benda yang berenergi supranatural. Biasanya memiliki bentuk dan rupa yang beragam , yang dijadikan sebagai aksesoris seperti cincin, gelang , kalung dan Tasbih

Munta besi sudah memiliki energi alami karena benda ini sudah menyerap energi alam semesta selama beratus-ratus tahun dan bukan buatan tangan manusia.
Muslimin yang akrab disapa Limin dan Asnur daeng tombong , Putra Desa Pucak Dusun Bontosunggu Kecamatan Tompobulu Kab. Maros , yang sangat aktif memperkenalkan benda Mustika Munta Besi asal Sulawesi Selatan ini bahkan sampai ke luar negeri.

Disamping itu Asnur daeng tombong dan rekan rekan Pencinta Aksesoris Mustika Monta Bassi di Dusun Bontosunggu Kec. Tompobulu Kab. Maros , menggabungkan diri di Komunitas Persaudaraan Monta Bassi ( PMB )Sulawesi Selatan .

Melihat Motivasi Rekan Persaudaraan Monta Bassi yang semakin hari makin bertambah , Hasbullah.SH , Daeng Manrate Ketua Umum Persaudaraan Monta Bassi (PMB)Sulawesi Selatan yang juga aktif sebagai Bintara Tinggi Polri berpangkat Aipda , membuka beberapa cabang Komunitas Persaudaraan Monta Bassi (PMB) di beberapa daerah di Sulawesi Selatan diantaranya di Dusun Bontosunggu Kec. Tompobulu Kab. Maros.

Ketua persaudaraan Monta Bassi (PMB) Kab.Maros , Ariska yang dijumpai Grew Gerbang Indonesia Timur News.Com , mengatakan bahwa Struktur Keanggotaan PMB Maros untuk sementara yang bergabung saat ini kurang lebih 50 orang.

Ia juga menjelaskan bahwa , Mustika Monta Bassi adalah peninggalan leluhur yang adanya di Sulawesi Selatan , Mustika Monta Bassi ini juga sebagai alat pelindung diri dan menambah kewibawaan serta memperlancar peredaran darah bagi orang yang memakainya. Ujar Ariska.
Jurnalis : (Edy Hadris).

