MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS .COM —– Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Bosowa (IKA Unibos) akan diselenggarakan di Menara Bosowa pada tanggal 05/11/2022 dan Tenas tanggal 06/11/2022 di Pantai Bosowa Makassar.
Ada dua kandidat calon Ketua IKA Unibos, yaitu Haji Baba dan Satriya Madjid.
Saat ditemui oleh awak media di Olala Cafe Husni Malik, S.H, M.H, selaku Ketua IARMI DPK satuan 707 Unibos Wolter Monginsidi Makassar dan juga merupakan Ketua Spirit Paguyuban Jabodetabek mengatakan bahwa Mubes dan Temu Nasional Alumni Unibos Makassar ini bisa membangun sinergitas antar alumni dan bisa bersaing dengan alumni yang ada di universitas lain.
“Mudah-mudahan dengan munculnya figur-figur baru atau alumni potensial ini nanti bisa membawa IKA Unibos Makassar kedepannya menjadi lebih baik lagi,” ucap Husni Malik.
Dia juga mengungkapkan bahwa calon Ketua IKA Unibos 45 Makassar ini merupakan alumni terbaik yang ada di Unibos karena yang muncul ini adalah figur-figur terbaik tentu kedua figur itu tidak mungkin terpilih semua, makanya harus memilih yang terbaik dari yang terbaik.
“Menurut saya dari dua kandidat, melihat dari segi umur, Haji Baba lebih senior sementara Satriya Madjid itu adalah junior kita karena dua-duanya terbaik. Menurut saya, ya kalau bisa Haji Baba jadi Ketua Umum dan Satriya Madjid menjadi Ketua Harian dan itu sebisa mungkin diupayakan,” ungkapnya. 
Tetapi kalau tidak, mau tidak mau nanti di voting. Kalau di voting tentu ya kita lihat nanti, saya sendiri lebih condong kepada Haji Baba. Mudah-mudahan nanti jikalau Haji Haji Baba ditakdirkan menang semoga bisa mencari pembantu-pembantu, baik itu Ketua Harian ataupun Sekjen yang mapan dalam segala hal terutama keluwesannya di dalam bergaul dengan dengan para alumni ini,” lanjutnya.
Husni Malik juga menjelaskan bahwa persatuan dan kolaborasi itu penting sekali dan jika nantinya ada pemilihan tidak ada istilah yang kalah ataupun menang, sebab bisa menimbulkan perpecahan.
“Kalaupun nanti ada pemilihan tidak ada istilah kalah menang sebab kalau kalah menang pasti akan terjadi perpecahan. Kalau terjadi perpecahan kan nggak mungkin kita membangun kekuatan alumni ini lebih maju lagi dari tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.
Dia juga berharap agar Alumni Universitas Bosowa lebih jernih melihat tanpa memandang latar belakang, entah itu kesukuan dan fakultas, sebab figur yang terbaik itulah yang dipilih.
“Karena ini bukan memimpin satu fakultas melainkan memimpin seluruh fakultas, bahkan memimpin Universitas Bosowa 45, kita harus jujur ikuti hati nurani kita bahwa figur itulah yang terbaik, itulah yang kita pilih Bismillah,” harapnya.
Sementara itu, Ir.Jamaluddin Nawir, MM selaku Ketua Panitia mewakili harapan dari semua panitia berharap agar ini bisa menjadi momentum yang positif di mana bisa melahirkan figur-figur yang memang punya kompetensi, punya kapasitas, dan punya kapabilitas.
“Karena perlu dipahami bahwa Unibos 45 Makassar itu sudah menjadi 7 terbesar perguruan tinggi di Sulsel, sehingga harus melahirkan tokoh-tokoh yang memang punya kompetensi. Kedua, harapan panitia agar supaya ini bisa duduk bersama menentukan siapa yang terbaik bukan dengan jalan kompetisi,” harapnya.
Laporan : Nindar

