MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM. —- Aksi yang dilakukan oleh Aktivis Pemuda Mahasiswa Sulawesi Selatan terkait pertambangan ilegal/galian C begitu keras dengan menutup jalan dan membakar ban dibeberapa titik aksi karena mereka sudah kecewa terhadap janji manis dari beberapa pihak pemerintah kabupaten gowa bahwa mereka bersepakat untuk menutup seluruh pertambangan yang tidak memiliki izin.
Bahkan setelah melakukan RDP dengan membuat tim terpadu sebagai tim eksekusi dalam menertibkan pihak tambang namun sudah seminggu lebih ternyata fakta dilapangan masih beroperasi.

Dengan dalih tersebutlah APM sulsel membawa tuntutan untuk meminta kepada kejari gowa agar bisa menyelidiki siapa pihak pemerintahan maupun pihak keamanan yang terlibat dalam mengamankan para penambang karena pernyataan tegas dari Bupati Gowa bahwa dari pihak manapun mereka yang terlibat dalam mengamankan pihak penambang mereka juga harus di adili.
Jendral Lapangan melalui salah satu wartawan, sepertinya ada komunikasi terselubung yang dilakukan antara pihak penambang, pihak pemerintahan dan pihak keamanan.
Penekanan terakhir yang disampaikan Kordinator Lapangan ini sampaikan oleh kordinator lapangan 1 & 2 muh Fajar Nur dan Resaldi kalau misalkan pemerintah tidak lagi berpihak kepada kepentingan masyarakat ia dan kawan-kawan Aktivis Pemuda Dan mahasiswa Sulawesi Selatan akan melakukan aksi serupa demi keberlangsungan hidup masyarakat karna APM akan selalu hadir dibarisan terdepan berdiri dibarisan RAKYAT, pungkasnya.
Laporan : (**/Nindar)

