MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——– Selasa,19 Desember 2023 aliansi mahasiswa dan pemuda anti narkoba Sulawesi Selatan kembali melakukan aksi jilid II di mapolda Sulsel menanggapi penangan kasus narkotika jenis sabu di Kapolres Bulukumba yang belum menemui titik terang penegakan hukum sesuai UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika.
Ciwang selaku jendral lapangan menyatakan bahwa “seharusnya sebagai aparat kepolisian selaku penegak hukum memberikan efek jera terhadap para pelaku pengguna/pengedar narkotika sesuai UU yang berlaku”.tegas ciwang dalam orasinya.
“Hampir sebelum lamanya kasus penanganan narkotika di tubuh polres Bulukumba hari ini masih simpang siur karena polres Bulukumba belum mengambil tindakan tegas untuk melakukan pers realese di awak media sebagai ultimatum bagi pengedar/pengguna narkotika yang masih berkeliaran di kabupaten Bulukumba terkhususnya yang ada di kecamatan kajang”lanjut ciwang.

Pada saat melakukan unjuk rasa sempat terjadi keributan antara massa aksi dan kepolisian, karena massa aksi menganggap bahwa kehadiran aliansi mahasiswa dan pemuda anti narkoba Sulawesi Selatan tidak di sambut dan di kawanal secara baik oleh aparat kepolisian sehingga para massa aksi ditutupi gerbang di mapolda Sulawesi Selatan.
Salah satu orator menyampaikan bahwa” kami menganggap pihak Polda Sulawesi Selatan hari ini seolah tutup mata, dan tutup telinga terkait apa yang menjadi tuntutan massa aksi”tuturnya.
Dilansir dari aksi pada jilid pertama bahwa massa aksi aliansi mahasiswa dan pemuda anti narkoba Sulawesi Selatan telah dijanjikan oleh satuan narkoba Polda Sulawesi Selatan siap untuk melakukan koordinasi terhadap polres Bulukumba terkait kasus tersebut.
Namun sampai pada hari ini massa aksi tetap konsisten melakukan unjuk rasa untuk mempertanyakan kejelasan penangan kasus pengedar/pengguna narkotika jenis sabu yang belum juga di publikasikan di media.

” Kami akan melakukan aksi lanjutan dan akan mengajak seluruh lembaga gerakan serta OKP yang di kota Makassar dan tentunya dengan massa yang akan lebih banyak lagi dalam mengawal kasus ini sebagai bentuk kekecewaan terhadap penegakan hukum di tubuh kepolisian hari ini terkhusus di Polda Sulawesi Selatan”.tantang ciwang.
Adapun tuntutan massa aksi aliansi mahasiswa dqan pemuda sulsel:
“mendesak kapolres Bulukumba untuk segera melakukan pers rilis untuk menetapkan pengguna/pengedar inisial H”
1. Mendesak kapolri copot kapolres Bulukumba yang gagal menegakkan supremasi hukum ditanah butta panrita lopi
2. Copot kasat narkoba polres Bulukumba
3. Mendesak kapolda sulsel mengambil alih penyelidikan pengembangan peredaran/pengguna sabu di kecamatan Kajang
4. Tegakkan supremasi hukum serta hilangkan wabah pengedaran narkotika jenis sabu di kecamatan Kajang.
Laporan : ( **/Red/ Arya )

